Makassar Terkini
Masuk

Tanggapi Sindiran Luhut, Iwan Sumule: Apa Maksudnya Megawati Itu Sakit Jiwa

Terkini.id, JakartaIwan Sumule menanggapi Menteri Koordinasi Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan yang menyebut orang yang menyamakan Sri Lanka dengan Indonesia sebagai orang sakit jiwa.

Ketua Umum Jaringan Aktivis Pro Demokrasi ini menyinggung soal Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri yang disebut khawatir Indonesia akan krisis seperti Sri Lanka.

Ia mempertanyakan apakah pernyataan Luhut Binsar Pandjaitan ditujukan kepada Megawati Soekarnoputri.

“Waduh…..apakah maksud Pak Luhut, Megawati itu sakit jiwa? Semoga bukan ditujukan ke Ibu Mega,” kata Iwan Sumule melalui akun Twitter @KetumProDEMnew, seperti dikutip terkini.id pada Senin, 18 Juli 2022.

Bersama pernyataannya, Iwan Sumule membagikan berita berjudul “Megawati Khawatir Indonesia Krisis seperti Sri Lanka”.

Selain itu, ia juga membagikan berita berjudul “Geram Indonesia Disamakan dengan Sri Lanka, Luhut: Sakit Jiwa Itu”.

Dilansir dari Kompas, Luhut Binsar Pandjaitan mengaku sangat geram dengan pihak yang menyaman kondisi kebangkrutan ekonomi di Sri Lanka dengan Indonesia.

Luhut Binsar Pandjaitan meminta agar mereka yang mengkritik demikian agar bisa melihat data-data yang ada.

Ia menekankan, Indonesia tidak sedang berada dalam posisi sebagai negara yang terkena jebakan utang.

“Jadi kalo ada yang ngomong kita mau samakan dengan Sri Lanka, bilang dari saya, sakit jiwa itu. Lihat data-data yang baik,” ungkap Luhut Binsar Pandjaitan, dikutip dari Antara, Minggu, 17 Juli 2022.

Luhut Binsar Pandjaitan menantang siapa saja yang menyamakan kondisi Indonesia dengan Sri Lanka untuk datang langsung kepada dirinya.

Ia menuding banyak pihak yang memanfaatkan isu kemerosotan ekonomi Sri Lanka dan mengaitkannya dengan Indonesia hanya untuk tujuan politis.

“Suruh datang ke saya, dia. Orang bilang, Nih Pak Luhut nantang. Bukan nantang ya. Supaya dia jangan membohongi rakyatnya, jangan kepentingan politiknya di bikin-bikinin,” tegasnya.

Luhut Binsar Pandjaitan pun mengingatkan bahwa dalam keadaan sulit seperti saat ini, semua pihak harus kompak.

Isu Indonesia berpotensi mengalami hal yang sama dengan Sri Lanka, menurutnya, hanyalah kabar tanpa data yang akurat.

“Jangan membohongi rakyatnya. Itu saya nggak suka melihat itu. Jadi untuk dia populer, dia bikin berita-berita bombastis yang membohongi rakyat. Itu saya pikir tidak adil dan tidak benar,” ujarnya.

Ia lalu mengklaim bahwa saat ini, ekonomi Indonesia masih yang terbaik di dunia di tengah gejolak perang antara Ukraina dan Rusia.

“Kalau kita lihat Indonesia ekonomi terbaiknya di dunia di tengah di gejolak perang Ukraina ini,” katanya.

Luhut Binsar Pandjaitan pun menjelaskan bahwa indikasi ekonomi yang kuat bisa dilihat dari kinerja ekspor yang positif selama 26 bulan terakhir. Begitu pun tingkat inflasi yang terjaga dengan baik.

“Kita salah satu negara yang inflasinya terbaik di dunia. Ini perlu kita syukuri,” katanya.

Adapun sebelumnya, dilansir dari Sindo News, Megawati Soekarnoputri khawatir Indonesia mengalami krisis seperti Sri Lanka.

Oleh karenanya, Presiden ke-5 Indonesia ini berharap agar pemerintah bisa mengantisipasi krisis pangan serta resesi akibat inflasi dunia.

Hal ini diungkapkan Megawati Soekarnoputri dalam pidatonya yang disampaikan lewat sebuah video saat membuka Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan 2022 di Universitas Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Minggu, 16 Juli 2022.

“Kita sama-sama berharap Indonesia terhindar dari ancaman krisis pangan yang menghantui dunia, yang harus segera kita antisipasi dari saat ini, agar hal itu tidak terjadi,” kata Megawati.