Terkini.id, Jakarta –Juru Bicara (Jubir) muda Partai Amanat Nasional (PAN) Valeryan Bramasta Kelana Putra menanggapi pernyataan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi soal adanya mafia kelangkaan minyak goreng.
Hal tersebut disampaikan Jubir Muda PAN Valeryan melalui sebuah cuitan di akun media sosial twitter miliknya belum lama ini.
Melalui sebuah cuitannya, Valeryan tampak tidak memungkiri tugas sebagai Menteri memang berat bagi Muhammad Lutfi. Olehnya, ia memberikan dua opsi untuk Lutfi.
“Menteri aja bisa kalah sama Mafia. Saya tau berat tugas pemimpin, kalau memang tidak mampu ada dua opsi,” ucapnya.
Selain dari itu, dalam cuitannya, Jubir Muda PAN ini juga menyebutkan dua opsi kepada Mendag Lutfi selaku menteri.
- Jubir PAN Minta Sigit PSI Akui Sebar Hoax dan Minta Maaf: Jangan Ngeles
- Jubir Muda PAN: Stop Tuntut Negara Ikut Campur dalam Kasus AA! Buka Mata untuk Isu yang Jauh Lebih Penting!
- Soroti Kehadiran Ade Armando di Tengah Aksi, Jubir Muda PAN: ini Panggung Mahasiswa, Ngapain Ikutan?
- Sebut Pelaku Usaha Minta Tunda Pilpres 2024, Menteri Investasi Disemprot Demokrat dan PAN
“Satu, ungkap siapa mafia tersebut agar publik bergerak membantu,” ucapnya.
Lanjut “Kedua, mundur secara hormat demi alasan martabat bangsa,” sambungnya.
Ia pun menegaskan jika jangan sampai Negara kalah dengan mafia tersebut.
Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengakui bahwa penetapan kebijakan harga eceran tertinggi (HET) untuk minyak goreng bukannya membuat stabil, malah menambah gejolak. Dikutipdari Rctipluscom. Jumat, 18 Maret 2022.
Mendag Lutfi menuturkan selama memakai HET ketersediaan minyak goreng menjadi langka. Namun, setelah ditiadakan, stok menjadi bertambah.
“Perbedaan disparitasnya (harga) tinggi sekali yang menyebabkan banyaknya orang-orang yang tadinya tidak berbuat curang, menjadi berbuat curang,” kata Mendag di Pasar Senen, Jakarta Pusat.
Oleh karena itu, saat ini pihaknya bersama Polri terus melakukan pengawasan untuk menindak oknum-oknum yang memainkan stok minyak goreng. Sebab, ini sangat meresahkan masyarakat.
“Kita basmi daripada mafianya dan ini kita akan jalankan terus, ada orang-orang yang mengambil keuntungan dari sini, kita akan sikat bersama, saya sudah kerja sama dengan Kapolri,” tutur Mendag Lutfi.
Menurut Mendag Lutfi, masih terdapat potensi kecurangan dalam distribusi minyak goreng curah yang disubsidi. Kepada industri diharapkan untuk tidak menggunakan minyak goreng curah tersebut.
“Kita akan tindak tegas dan saya katakan sekali lagi, kita akan basmi mafia yang berbuat curang, karena itu adalah milik masyarakat dan itulah bentuk perhatian pemerintah untuk rakyat,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
