“Dia selalu menolak dengan cara halus, mungkin tak mau kalau teman sendiri yang jadi korbannya. Dulunya mengaku sama saya adalah trader dan YouTuber makannya bisa beli ini itu,” kata Indra.
Ia mengaku pernah memainkan binary option untuk membuktikan kebenarannya. Menurutnya, Binomo dan OlympTrade memiliki aplikasi yang berbeda.
“Cuma sistemnya sama, yaitu binary option. Menebak harga naik atau turun dalam waktu tertentu. Tarulah 1 menit kemudian akan ada chart yang berbentuk candle, kita harus tebak apakah harganya naik atau turun,” sebutnya.
Untuk buktikan itu, Indra sengaja membuka 3 aplikasi, 2 di antaranya adalah aplikasi resmi dan satunya adalah Binomo.
“Dan ternyata benar, chart atau candle di aplikasi resmi yang harusnya naik, tapi Binomo malah turun. Sejak saat itu saya tahu kalau ini beneran semacam scam,” paparnya.
- Tangani Konten Judi Online, Menkominfo Peringatkan ISP Lakukan Sinkronisasi Otomatis
- Gegara Judi Online, Kepala Cabang BFI Finance Tana Toraja Nekat Jual Mobil Kantornya
- Jutaan Situs Judi Online yang Mencatut Domain Pemerintah Akan Diblokir Polri
- Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Sebut Hanya Indonesia yang Larang Judi Online
- Polri Selidiki Pelaku Pemasang Iklan Judi Online di Situs Pemerintah
Terkini juga berupaya menelusuri korban dari investasi bodong tersebut, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada korban yang siap bercerita.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
