Terkini.id – Kasus Pandemi Covid-19 di DKI Jakarta mengalami tren yang terus membaik dari pekan ke pekan.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyebut kasus COVID-19 di DKI Jakarta sudah melandai karena nilai reproduksi efektif mencapai tepat 1,0 berdasarkan kajian Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indoneia.
“Penghitungan terakhir dari tim FKM UI menunjukkan nilai reproduksi efektif Jakarta tepat 1,0. Artinya Pandemi Covid-19 melandai,” kata Anies Baswedan di Jakarta, Sabtu 14 Agustus 2021.
Meski melandai, mantan Menteri Pendidikan itu mengingatkan kasus COVID-19 di Ibu Kota belum berkurang sehingga ia mengajak semuanya berupaya menjaga agar kasus virus corona tidak naik lagi.
Mengutip suaracom jaringan terkini.id, Anis mengatakan, effective reproduction number merupakan nilai yang menggambarkan kecepatan dan luasan potensi penularan wabah.
- Nadiem Makarim Izinkan Wilayah PPKM Level 2 Laksanakan PTM 50 Persen
- Penerbangan Internasional Dibuka Saat Kasus Covid Masih Tinggi, Luhut : Pemerintah Akan Menjamin Minimalisir Penyebaran Covid
- Wisma Atlet Penuh! Kasus Covid-19 di DKI Jakarta Melonjak Drastis, Ini Data Selengkapnya
- Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 278 Kasus Baru, DKI Jakarta Penyumbang Terbanyak
- China Klaim Ledakan Covid-19 Masuk Tahap Akhir, Berhasil Lawan Covid-19 Lagi?
“Makin tinggi nilainya di atas satu, imbuh dia, maka penularan akan semakin cepat dan meluas dan jika tepat satu, maka akan melandai dengan jumlah yang konstan,”terangnya.
“Sedangkan bila nilainya di bawah satu, artinya pandemi terkendali dan kasus COVID-19 berkurang,”sambungnya
Ia menjelaskan capaian reproduksi efektif mencapai 1,0 itu bisa diraih berkait kolaborasi untuk melakukan pengawasan PPKM level 4 bersama Pemprov DKI, Polda Metro Jaya, Kodam Jaya dan seluruh aparat di wilayah untuk melakukan pelacakan hingga penanganan COVID-19.
“Alhamdulilah mampu menurunkan laju kasus baru harian secara tajam dan penularan kasus baru ini mempengaruhi nilai laju penularan,” katanya.
Menurut dia, mencatat penambahan kasus baru harian tertinggi terjadi pada 12 Juli 2021 mencapai 14 ribu kasus baru.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
