Kacau, Kacau! Bos Startup Ini Mudahnya Pecat 900 Karyawan via Zoom Meeting

Kacau, Kacau! Bos Startup Ini Mudahnya Pecat 900 Karyawan via Zoom Meeting

Effendy Wongso
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Kacau, kacau! Bos startup ini mudahnya pecat 900 karyawan via zoom meeting. Gegara pandemi Covid-19 yang merebak di awal 2020 lalu, aplikasi Zoom Meeting sering digunakan untuk mengadakan aktivitas harian seperti bekerja, sekolah, atau hanya berkumpul dengan teman-teman secara online.

Kendati demikian, CEO Better.com Vishal Gard menggunakan platform itu secara berbeda, yaitu untuk memecat 900 karyawannya.

“Jika Anda menerima panggilan ini, Anda adalah bagian dari kelompok tidak beruntung untuk dipecat. Pekerjaan Anda segera dihentikan,” beber Vishal Garg dalam rekamannya, saat disampaikan di kantornya, Manhattan, Amerika Serikat (AS).

Seperti dilansir CNNBusiness, Rabu 8 Desember 2021, Vishal Garg yang merupakan warga AS keturunan India-Amerika, mengungkapkan email dari pihak HRD akan segera diterima karyawan guna merinci tunjangan serta pesangon. Untuk alasan pemecatan, Garg mengutip efisiensi, kinerja, dan produktivitas sebagai alasannya.

Bahkan, menurut laporan Fortune, ia menuding karyawan ‘mencuri’ dari kolega mereka dan konsumen yaitu mereka tidak produktif dan hanya bekerja selama dua jam per hari.

“Ini kedua kalinya dalam karier saya melakukan ini, dan saya (sebenarnya) tidak mau melakukan ini. Terakhir kali saya melakukannya, saya menangis,” beber Vishal Garg tanpa emosi ketika dikonfirmasi wartawan secara singkat terkait hal itu.

Beberapa karyawan yang dipecat Vishal Garg adalah tim rekruitmen keragaman, kesetaraan, dan inklusi. Salah seorang karyawan, Christian Chapman menceritakan kisah pemecatan itu. Ia merupakan penjamin emisi Better.com, dan tidak tahu Zoom Meeting tersebut adalah panggilan terakhir sebagai pegawai perusahaan hipotek online.

Ia sendiri tercengang mendengar pengumuman mantan bosnya itu. Chapman mengirimkan pesan ke kanal perusahaan Slack menanyakan apa yang terjadi, ia langsung kehilangan akses ke komputer, telepon, email, dan pesan perusahaan.

Chapman berusaha mengontak teman-teman kantornya melalui Facebook Messenger. Komunikasi dari perusahaan akhirnya diperoleh melalui email pribadinya beberapa jam kemudian.

Beberapa mantan karyawan yang diwawancarai wartawan, juga merasa kaget akibat pernyataan Vishal Garg serta pemecatan ini. Vishal Garg juga sebelumnya pernah terlibat kontroversi saat email yang dikirim diperoleh Forbes pada 2020, dan menyebut karyawannya lambat dan menyamakan dengan lumba-lumba. Ia juga meminta karyawannya untuk berhenti dari kantornya.

“Saya dipromosikan dan kemudian ia di luar sana mencoba menggambarkan semua orang sebagai pemalas dan pencuri!” ungkap salah seorang mantan karyawannya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.