Kadis Perdagangan dan Ketahanan Pangan Sinergi Program

Terkini.id,Makassar – Kepala Dinas Perdagangan Nielma Palamba menilai, sebagai kota maritim, kearifan lokal (local wisdom) masyarakat Makassar sangat menggemari makan ikan.

Ia menilai menjadi peluang usaha melalui diservikasi atau penganekaragaman produk ikan hingga memiliki nilai ekonomis.

“Jangan hanya makan ikan saja. Oh, ternyata ikan mairo bisa bikin ini, bisa itu. Sehingga, kapasitasnya bisa meningkat, bahkan bisa dijual untuk menambah ekonomi keluarga” kata Nielma saat ditemui di Hotel Karebosi Condotel, Makassar, 15 April 2019.

Hal itu, Ia sampaikan dalam kaitan pelatihan kepada kelompok masyarakat dan pelaku usaha. Nielma menyebut kondisi tersebut sesuai pemetaan potensi wilayah.

“Jangan hanya paham ikan bisa dibakar, ternyata bisa dibikin kripik, bisa bikin otak-otak, dan banyak lainnya,” ungkapnya.

Berdasarkan laporan yang diterima, Nielma menyebut ikan bandeng tanpa tulang menjadi sasaran pelatihan, karena banyak yang menggemari.

“Banyak peminatnya, laku di pasaran,” terangnya.

Selain itu, Dinas ketahanan pangan Sri Sulsilawati menyebut bahwa dia yang merintis kelompok masyarakat, mulai dari menanam, sampai hasil yang ditanam dalam bentuk olahan, dan bagaimana peningkatan UMKM pangan sampai pengembangan industri rumah tangga pangan.

“Itu semua bisa berhasil kalau ada sinergitas dengan semua kelompok. Jadi apa yang kami rintis, ada pengembangan dari Dinas Perdagangan dengan program-programnya,” pungkasnya.

Sri mengatakan dengan adanya pelatihan tersebut sekaligus mengajak masyarakat untuk berkembang. Sehingga, ke depan, ada kemandirian dari kelompok masyarakat tanpa mengharapkan bantuan dari pemerintah.

Berita Terkait
Komentar
Terkini