Menteri Pertanian selalu mengingatkan secara teratur melakukan rapid test dan swab tes untuk setiap karyawan Kementan. Selain itu, Kementan juga terus melakukan sterilisasi gedung seusai jam kerja untuk tetap menjaga ruang kerja aman dari ancaman covid-19.
“Setiap bulan kita sudah melakukan pengecekan melalui rapid tes dan tes swab. Akan tetapi setiap karyawan juga tidak bisa 24 jam kita jaga, karena mereka juga di rumah mereka, pergi ke pasar, atau ke tempat lainnya,” jelasnya.
Dia menuturkan sektor pertanian juga mengharuskan turun ke lapangan diberbagai daerah untuk menjaga kondisi pangan seperti petani berada di sawah. Walaupun demikian, Mentan mengatakan jajarannya selalu menerapkan prokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.
Senada dengan arahan Mentan SYL, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menyampaikan untuk mencegah peyebaran virus Covid-19 dengan tetap bekerja sesuai protocol pencegahan Covid-19, jaga jarak satu sama lainnya, mengurangi kerumunan orang, serta berjemur pagi hari sambal berkerja di lahan pertanian
“Penyebaran virus Corona, COVID-19 harus diwaspadai, tapi tidak harus membuat panik. Caranya? Hindari kerumunan dan menjaga jarak dengan orang lain minimal 1,5 meter atau social distancing sebagai Protokol Kewaspadaan,” kata Prof. Dedi Nursyamsi.
- PMSM SulSel Dorong Transformasi Kepemimpinan lewat Coaching Culture di HR Meet and Talk 2026
- Melayani Tanpa Batas Waktu, Disdukcapil Jeneponto Buka Layanan di Hari Libur, Terbitkan 119 Dokumen
- Korban Penganiayaan di Tamalatea Terbaring Lemas, Diduga Pelaku Lebih dari 1 Orang, Kapolsek Bilang ini
- Kuliah Umum Prodi MHU UIN Alauddin Makassar Hadirkan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI
- Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sulawesi untuk Antisipasi Lonjakan Kebutuhan Saat Long Weekend
Seperti halnya yang di lakukan Kampus II Polbangtan Gowa tetap selalu melakukan penyemprotan disinfektan secara berkala untuk agar terbebas dari paparan virus corona.
Penyemprotan dilakukan mulai pukul 14.00 WITA hingga 17.00 WITA melibatkan 2 orang dengan menggunakan alat semprot dengan sistem ULV dan melibatkan 50 liter cairan disinfektan.,Jumat (6/11/20)
Area yang dilakukan penyemprotan meliputi
gedung kantor, ruang kelas, asrama, rumah dinas. Area masjid pun tidak luput dari penyemprotan disinfektan ini. Hal ini diperlukan untuk memastikan diterapkannya protokol Keselamatan dan Kesehatan Kerja sehingga pegawai bekerja secara produktif, aman dan sehat.
Selain itu, hand sanitizer dan area cuci tangan telah dipasang di beberapa sudut kantor dengan harapan agar pegawai selalu menjaga kebersihan dirinya. Pegawai yang berkantor juga diberikan multivitamin untuk meningkatkan imunitas sehingga tidak mudah terserang penyakit.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
