Masa pandemi Covid-19 tidak menghalangi aktivitas mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa. Terbukti dengan mahasiswa yang secara aktif melakukan kegiatan lapangan bersama-sama dengan penyuluh dan petani.
Di Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone, Mahasiswa Polbangtan Gowa terlihat bersama petani sedang membantu untuk persiapan tanam padi. (13/05).
Badri mahasiswa Polbangtan Gowa sedang membersihkan pinggiran sawah sebelum petani menyebarkan benih, hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tikus bersarang di pematang sawah, Tikus merupakan hama utama yang sering menyerang lahan petani didaerah ini. Bahkan hama ini memang menjadi perhatian khusus petani di wilayah ini karena apabila tidak diperhatikan secara khusus, petani dapat kehilangan produksinya, ujarnya.
Apa yang dilakukan Badri selama masa belajar dari rumah ini menunjukkan semua insan pertanian kerja keras dimasa pandemi ini, malah adanya pandemic Covid-19 tidak serta membuat kegiatan pertanian berhenti. Aktivitas pertanian harus berlanjut. Pertanian sebagai gerbang terdepan penyedia stok pangan nasional tetap semangat berproduksi.
Sesuai arahan Mentan SYL, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak boleh tertunda apalagi berhenti. Begitu pula kegiatan olah tanah, olah tanam hingga panen padi oleh petani harus tetap berlangsung di tengah pandemi global Covid-19.
- PMSM SulSel Dorong Transformasi Kepemimpinan lewat Coaching Culture di HR Meet and Talk 2026
- SERABI 2026 Jadi Ajang Grab Edukasi UMKM Perempuan Kelola Bisnis Anti Boncos
- Melayani Tanpa Batas Waktu, Disdukcapil Jeneponto Buka Layanan di Hari Libur, Terbitkan 119 Dokumen
- Korban Penganiayaan di Tamalatea Terbaring Lemas, Diduga Pelaku Lebih dari 1 Orang, Kapolsek Bilang ini
- Kuliah Umum Prodi MHU UIN Alauddin Makassar Hadirkan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI
Hal ini sejalan dengan permintaan Presiden Joko Widodo bahwa pertanian tetap harus terus berproduksi. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof Dedi Nursyamsi pun mengatakan ini di berbagai kesempatan.
“Pandemi Covid-19 menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu yang tetap harus bergerak, selain sektor kesehatan. Karenanya, ayo berjuang terus karena ketersediaan pangan di masyarakat adalah tanggung jawab kita,” jelas Dedi. “Jangan lupa untuk tetap perhatikan protokol penanganan covid 19 di lapangan,” imbuh Dedi
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
