Luhut Tegaskan Kantor Pusat Industri Sawit Harus di Indonesia!

Terkini.id, Jakarta – Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi belum lama ini mendapat tugas baru mengurusi masalah perminyakan di Indonesia. Selasa, 24 Mei 2022, Luhut mengungkapkan akan melakukan audit besarbesaran pada beberapa industi sawit.  

 

Presiden Jokowi mempercayakan permasalahan industri minyak sawit dan minyak goreng pada Luhut, terkait hal tersebut Luhut akan melakukan audit pada semua industri minyak.

Baca Juga: Sindir Kebijakan Luhut Beli Minyak Goreng Pakai Peduli Lindungi, Dokter...

 

“Nanti kita audit semua (perusahaan) kelapa sawit yang belum pernah sepanjang sejarah kita lakukan,” kata Luhut kepada wartawan seusai acara Gernas BBI di Jakarta Convention Center pada Selasa, 24 Mei 2022. Dilansir dari cnbcindonesia.com

Baca Juga: Terbatas! Ini Cara Dapatkan Minyak Goreng Rp 14.000 per Liter

 

Audit akan dilaksanakan pada awal Juni meliputi luas lahan, hak guna usaha, produksi hingga kantor pusat. Luhut juga mengeaskan kantor pusat harus berada di Indonesia.

 

Baca Juga: Terbatas! Ini Cara Dapatkan Minyak Goreng Rp 14.000 per Liter

Luhut dalam seminar Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) mengungkapkan terkait syarat wajib perusahaan sawit harus berada di Indonesia untuk menghindari potensi kehilangan pajak.

 

“Saya lapor presiden, ‘Pak headquarter-nya harus semua pindah ke sini’,” kata Luhut.

 

Berdasarkan Direktori Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit tahun 2020 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) tercatat ada ribuan perusahaan perkebunan sawit.

 Alamat masing-masing perusahaan ada di Indonesia. Termasuk, perusahaan yang berstatus penanaman modal asing (PMA).

 

Tercatat setidaknya ada 332 perusahaan berstatus PMA, seperti PT Perkebunan Milano (Kebun Cabang Dua), berkantor pusat di PT Wilmar International Plantation di Medan.

 

Ada juga PT Eastern Sumatra Indonesia (Bukit Maraja Estate) berkantor pusat di PT Tolan Tiga Indonesia di Sumatra Utara.

 

Juga, PT Musim Mas yang tercatat berstatus PMA, berkantor pusat di Tanjung Mulia berkode pos 20421.

 

Begitu pula PT Sri Kuala (Kebun Tamiang) tercatat berstatus permodalan PMA, berkantor pusat di PT Minamas Plantation di Menteng, Jakarta Pusat.

 

BPS mencatat, ada 2.511 perusahaan perkebunan kelapa sawit di Indonesia, di mana 163 perusahaan di antaranya adalah perkebunan besar negara dan 2.348 lainnya perkebunan besar swasta.

 

Wilmar Group adalah salah satu perusahaan sawit yang beroperasi di Indoensia.

Samarsamar diketahui lokasi kantor pusat Wilmar Internasional berlokasi di Biopolis Road, Singapura sebagai alamat kontak perusahaan.

 

Sampai saat ini Wilmar belum memberikan respon lebih lanjut terkait pernyataan Luhut yang mewajibkan kantor pusat berada di Indonesia.

 

Sementara itu, mengutip situs resmi Musim Mas Group, disebutkan bahwa perusahaan minyak sawit tersebut berkantor pusat di Singapura dan beroperasi di 12 negara.

Yaitu, Brasil, China, India, Italia, Malaysia, Belanda, Singapura, Spanyol, Inggris, Amerika Serikat, Vietnam, dan Indonesia.

 

Bagikan