Said Didu ‘Sindir’ Pernyataan Hensat Soal Minta Maruf Amin Tolak Penundaan Pemilu: Tidur Dulu Baru Mimpi!

Said Didu ‘Sindir’ Pernyataan Hensat Soal Minta Maruf Amin Tolak Penundaan Pemilu: Tidur Dulu Baru Mimpi!

SW
R
St. Wahidayani
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Muhammad Said Didu melalui sebuah cuitan di akun media sosial tampak menyindir pernyataan pengamat politik Hendri Satrio soal meminta Ma’ruf Amin buka suara terkait wacana penundaan pemilu 2024.

Dalam sebuah cuitannya, Said Didu memberikan komentar yang menohok dengan mengatakan bahwa Hendri Satrio atau Hensat haruslah  tertidur dulu agar bias bermimpi.

“Tidur dulu baru mimpi,” tulisnya melalui akun Twitter pribadi @msaid_didu.

Sebelumnya, Pengamat Politik Hendri Satrio atau Henset meminta Wakil Presiden Maruf Amin turut buka suara soal wacana penundaan pemilu 2024.

Diketahui, hal tersebut disampaikan lantaran menurutnya, Maruf seharusnya bisa mengambil panggung politik yang kosong di tengah usulan tersebut.

Baca Juga

Maruf, dijelaskan Hensat, bisa dengan lantang dan tegas menolak penundaan Pemilu 2024.

“Mestinya Pak Wapres Kyai Ma’ruf bisa ambil panggung politik yang kosong pada isu penundaan Pemilu. Beliau bisa tampil dan mengatakan lantang, ‘Saya menolak penundaan dan Pemilu tetap 14 Februari 2024’,” ujarnya.

Selain itu, Hendri Satrio menilai, bila hal itu benar dilakukan oleh Maruf, dampaknya pun akan cukup besar.

“Waaa efeknya bakal gede #Hensat,” tuturnya.

Sementara itu, seperti yang diketahui, usulan penundaan Pemilu 2024 mendatang ini berujung menjadi sebuah polemik dan ditolak oleh sejumlah pihak. Dikutip dari Galamedia. Sabtu, 5 Maret 2022

Apalagi nama Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan ikut terseret ke dalam masalah ini.

Luhut disebut sebagai dalang di balik usulan tersebut. Sebuah informasi menyebutkan bahwa Luhut sempat bertemu dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (Zulhas) untuk membahas usulan penundaan Pemilu 2024.

Informasi yang beredar menyebut, Luhut meminta agar Zulhas mendukung usulan itu dan mengatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah setuju.

Kemudian, Zulhas diminta mengemukakan usulan tersebut di hadapan masyarakat.

Beberapa waktu lalu, Zulhas memang menyuarakan usulan penundaan Pemilu 2024, kompak dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Zulhas mengatakan ada beberapa alasan mengapa Pemilu 2024 perlu diundur. Di antaranya soal ekonomi hingga perang Rusia vs Ukraina.

Selain itu, situasi pandemi Covid-19 juga menjadi dasar usulan dari Zulhas dan Cak Imin.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.