Terkini.id, Makassar – Balai Besar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Makassar bersama Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Makassar melakukan pengawasan mutu terpadu komoditi perikanan domestik di Pangkalan dan Pendaratan Ikan (PPI) Paotere.
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memantau jaminan pengendalian mutu dan keamanan hasil perikanan di pasar sebagai salah satu sentra penyedia pangan sehat.
Menurut Kepala BKIPM Makassar Sitti Chadijah, indikator keberhasilan dari kegiatan ini adalah terjaminnya mutu dan keamanan hasil perikanan di sentra penyedia pangan sehat. Serta meningkatnya volume hasil perikanan, untuk konsumsi masyarakat yang terjamin mutu dan keamanannnya.
“Setelah disampling, kami melakukan pengujian mutu di laboratorium untuk memantau mutu ikan apakah layak dikonsumsi oleh masyarakat atau tidak,” terang Sitti, Selasa 5 Maret 2019.
Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Kota Makassar Evy Aprialti berharap, kegiatan pengawasan terpadu seperti ini akan berkelanjutan dan melibatkan banyak pihak.
“Kami sering bekerjasama dengan BKIPM Makassar dan pengawasan mutu terpadu ini adalah salah satunya.” jelas Evy.
Selain PPI Paotere, kegiatan pengawasan ini juga dilaksanakan di pasar tradisional terong, unit pengolahan ikan dan suplier hasil perikanan di kota Makassar.
Untuk tahun 2019, terdapat sepuluh target pengawasan mutu domestik yang meliputi pasar tradisional, pasar modern, pelabuhan perikanan, suplier hasil perikanan, dan unit pengolahan ikan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
