Terkini.id, Makassar – Pelatihan Teknologi Hortikultura Untuk Urban Farming yang Produktif dan Kompetitif digelar Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar di Hotel Golden Tulip, Jumat, 20 September 2019.
Kegiatan ini diikuti 300 orang peserta yang terdiri atas kelompok tani, kelompok wanita tani (KWT), Poktanrong, dan penyuluh pertanian yang tersebar di 15 kecamatan di Kota Makassar.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala DP2 Kota Makassar, Abdul Rahman Bando.
Dalam arahannya Rahman berkomitmen menjadikan Kota Makassar sebagai basis pertanian organik di Indonesia.
“Sebagai langkah awal kita bisa membuat urban farming karena cukup mudah dan efisien dengan memanfaatkan halaman rumah dan lorong-lorong dengan menggunakan polybag, pot bunga, dan drum bekas,” ujar Abdul Rahman.
- Wali Kota Munafri Arifuddin Harap DP2 Dorong Urban Farming Terpadu untuk Tekan Sampah di Makassar
- 192 Hewan Kurban di Kota Makassar Tidak Layak Sembelih
- Rahman Bando Resmi Pensiun Dini, Jabatan Kepala DP2 Makassar Masih Lowong
- Renovasi RPH Tamangapa Makassar Menuai Titik Terang
- Tingkatkan Nilai Nutrisi Pakan, DP2 Makassar Gelar Pelatihan Penerapan Teknologi Peternakan
Urban farming, kata dia, merupakan era baru pertanian yang sangat mudah dikembangkan. Anak anak muda pun mulai menggemari karena penanaman dengan sistem hidroponik yang jauh lebih sehat dan memiliki nilai jual cukup tinggi dan mampu menekan angka inflasi beberapa komoditas di Kota Makassar.
“Ini jadi tugas penyuluh pertanian ke depan agar program pertanian organik dapat berjalan dan sesuai harapan kita semua,” tutup Rahman.
Kegiatan ini bertujuan untuk memotivasi masyarakat untuk pengembangan produk hortikultura yang berbasis teknologi yang produktif dan kompetitif menuju agribisnis hortikuktura.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
