Kasi Sapras SD Disdikbud Angkat Bicara Atas Geramnya Ketua Komisi IV DPRD Jeneponto

Kasi Sarana dan Prasarana Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Jabal Nur

Terkini.id, Jeneponto – Kasi Sarana dan Prasarana Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto, Jabal Nur, angkat bicara terkait geramnya anggota DPRD Kabupaten Jeneponto, Kaharuddin, terhadap dirinya yang tidak mengindahkan undangan Komisi IV DPRD Jeneponto.

Saat dikonfirmasiterkini.id, Salasa, 28 Januari 2020, di kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto, Jabal Nur mengungkapkan alasannya tidak menghadiri undangan Komisi IV DPRD Jeneponto beberapa hari lalu.

“Kami dapat undangan melalui WhatsApp dari Kr Sanga pada Hari Rabu sekitar jam 9 lewat, saat itu saya lagi kurang enak badan dan pak Kadis terlanjur mengikuti rapat koordinasi di Kecamatan Bontoramba,” kata Jabal Nur.

Dia juga membantah tudingan bahwa dirinya tidak pernah menghadiri undangan Komisi IV DPRD Jeneponto.

“Kalau saya dikatakan tidak pernah menghadiri undangan Komisi IV DPRD Jeneponto itu tidak benar, saya sudah tiga kali menghadap ke komisi IV, itu ada daftar hadir yang saya tanda tangani,” ujarnya.

Menarik untuk Anda:

Jabal Nur pun mengaku telah memberikan data kepada komisi IV DPRD Jeneponto terkait jumlah sekolahpenerima DAKpada tahun 2019.

“Kemarin sudah kami sampaikan bahwa jumlah sekolah penerima DAK 2019 sekian,proses pembayarannya dari tahap pertama hingga tahap terakhir sekian, realisasi fisiknya sekian, itu sudah saya berikan semua,” kata Jabal Nur.

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD Jeneponto, Kaharuddin merasa geram terhadap Kasi Sarana dan Prasarana Sekolah DasarDinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten, Jabal Nur.

Legislator PKB itu geram lantaran Jabal Nur tidak mengindahkan undangan Komisi IV pada Rabu, 22 Januari 2020.

“Hari Rabu yang lalu kita ke Komisi IV DPRD mengundang beliau untuk meminta klarifikasi terhadap keluhan masyarakat terhadap pelaksanaan rehab gedung sekolah tahun 2019,” kata Kaharuddin kepada awak media, di kantor DPRD Jeneponto, Jumat, 24 Januari 2020.

Namun, kata dia, Jabal Nur tidak menghadiri undangan tersebut.

“Beliau tidak hadir, tidak ada juga penyampaian apa alasannya tidak hadir, kami sangat tidak suka dengan sikap pejabat itu, harusnya dia sampaikan ke kami apa alasannya sehingga tidak hadir, dia tidak menghormati kami anggota DPRD Jeneponto,” geram Kaharuddin.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

World Cleanup Day, Pemkab Jeneponto Dilaksanakan di Tujuh Kecamatan

Wakil Bupati Sebut Akuntabilitas Pemkab Jeneponto Berada Pada 50,26 Persen

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar