Bahas Soal TKA Asal China di Jeneponto, DPRD Gelar Rapat dengan Disnakertrans

DPRD Jeneponto
Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jeneponto gelar rapat dengar pendapat dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Jeneponto

Terkini.id, Jeneponto – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jeneponto menggelar rapat dengar pendapat dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Jeneponto.

Rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV, Awaluddin Sinring, ini berlangsung di ruang rapat Komisi IV DPRD Jeneponto, Jalan Lanto Daeng, Rabu, 4 Maret 2020.

Rapat dengar pendapat tersebit dihadiri anggota Komisi IV, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Edy Irate beserta jajarannya.

Adapun agenda pembahasan dalam rapat tersebut yakni tentang keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) di Jeneponto.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jeneponto, Awaluddin Sinring, mengatakan adanya ketidakjelasan TKA yang ada di Jeneponto.

“Dalam rapat tadi banyak hal yang kita pertanyakan, diantaranya kejelasan keberadaan TKA di Jeneponto, namun sesuai penyampaian Kepala Dinas Tenaga Kerja terkait TKA, Disnakertrans Jeneponto hanya menerima data jumlah TKA,” kata Awaluddin Sinring.

Legislator partai PAN Jeneponto itu menyampaikan data terbaru TKA di PLTU Punagaya dan PLTB sesuai yang disampaikan Disnakertrans Jeneponto dalam rapat yang telah dilaksanakan.

“Menurut penyampaian Disnakertrans tadi data terbaru TKA di PLTU Punagaya sebanyak 141orang dari China dan PLTB 1 orang dari Denmark,” kata Awaluddin.

Dari data tersebut, Awaluddin merasa kaget dengan ketidakjelasan TKA di Jeneponto dan tidak adanya kontribusi dalam PAD Jeneponto.

“Tadi Pak Kadis menyampaikan bahwa pihaknya hanya penerima data jumlah TKA dan kontribusi TKA terhadap PAD Jeneponto sudah diproteksi dan diatur katanya oleh Kementerian Tenaga kerja RI. Katanya sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 20 tahun 2018 tentang penggunaan tenaga kerja asing sehingga kontribusi TKA kepada daerah sama sekali nihil,” ungkapnya.

Menurut Kadisnakertrans Edy Irate, kata Awaluddin, mereka hanya sebatas memantau tenaga kerja asing tersebut.

“Jadi menurut Kadisnakertrans, pihaknya hanya sebatas memantau TKA yang bekerja di beberapa perusahaan di Jeneponto, kita juga belum mendapatkan kejelasan TKA di Jeneponto, karena menurut Disnakertrans yang tahu semuanya Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang tahu,” ujarnya.

Dia menambahkan, Komisi IV DPRD Jeneponto akan menindaklanjuti rapat dengar pendapat itu dengan kunjungan kerja.

“Kami akan lakukan kunjungan kerja ke perusahaan tersebut untuk mendapatkan kejelasan TKA, sekaligus yang harus kita pantau adalah kesehatan para tenaga kerja asing, karena sekarang isu virus corona, semua TKA harus diperiksa kesehatannya,” ujar Awaluddin.

Komentar

Rekomendasi

Bupati Jeneponto Belasungkawa Meninggalnya Ibunda Presiden Jokowi

Pimpin Rapat Terbatas dengan Forkopimda, Bupati Jeneponto Harap Koordinasi Intens Cegah Corona

Cegah Covid-19, Mulyadi Mustamu Imbau Masyarakat Ikuti Instruksi Pemerintah

Anggota DPRD Sulsel ini Himbau Warga Konsumsi Sayur Kelor

3 Anggota DPRD Sulsel Temui Tim Gugus Tugas Covid-19 Jeneponto, Bahas Apa ya?

Tripika Kecamatan Bangkala Bersama AMUBA Sterilkan Pasar dan Masjid

Wabah Covid-19, PB HPMT Tindaklanjuti Instruksi Bupati Jeneponto

Cuitan Dokter Soal APD Seadanya, Sekda: Ada Uang Tapi Barang Tidak Tersedia

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar