Kasus Covid-19 Melonjak Tinggi, Kecamatan Mandai Kini Masuk Kategori Zona Merah

Terkini.id, Maros – Kecamatan Mandai kini dikabarkan telah menjadi daerah dengan jumlah pasien Covid-19 terbanyak yang ada di Kabupaten Maros. Akibatnya, Tim Satgas Gugus Covid-19 Maros sempat mengaku kewalahan. Hal ini dikarenakan jumlah pasien yang terus bertambah setiap harinya.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Tim Satgas Kabupeten Maros, terhitung ada sebanyak 120 kasus aktif di Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Adapun rinciannya yakni sebagai berikut: 

Baca Juga: Plt Gubernur Sulsel Dapat Bantuan 20 Unit Oksigen Konsentrator

1. Turikale (98)
2. Tanralili  (90)
3. Moncongloe (51)
4. Lau (49)
5. Maros Baru (42)
6. Camba (26)
7. Cenrana (25)
8. Marusu (25)
9. Bontoa (23)
10. Simbang (19)
11. Tompobulu (18)
12. Bantimurung (14)
13. Mallawa (11)

Sehingga total jumlah keseluruhan adalah 611 (22,99%), dengan jumlah pasien yang masih melakukan isolasi mandiri berjumlah 573 (93,80%), dan dirawat berjumlah 38 (6,20%).

Baca Juga: Ribuan Pelajar Jalani Vaksinasi Dalam Sehari di SMKN 4 Makassar,...

Mengenai melonjaknya kasus Covid-19 di kecamatan Mandi, Camat Mandai Andi Mappellawa angkat bicara. Menurutnya, hingga saat ini pihaknya selalu berupaya melakukan pengendalian bersama tim gugus, guna mengantisipasi penyebaran virus Covid-19. 

“Setiap ada yang terkonfirmasi kami langsung menggelar Swab PCR guna memperhatikan apakah ada kontak langsung atau tidak, itu juga bentuk antisipasi kami dalam memutus klaster penyebaran keluarga. Upaya lain juga kami lakukan dengan rutin menggelar operasi yustisi, dan tetap memberlakukan PPKM,” jelas Andi Mappellawa.

Tak hanya, menurut keterangannya, Kecamatan Mandai juga akan melakukan regulasi guna memutus rantai penyebaran virus Covid-19, dengan menekankan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan yang berlaku dan menekankan agar masyarakat tak menggampangkan persolan pandemi ini.

Baca Juga: Ribuan Pelajar Jalani Vaksinasi Dalam Sehari di SMKN 4 Makassar,...

“Kami melakukan hal-hal kecil guna memutus rantai penyebaran ini, apalagi kita ketahui bersama kalau Mandai yang paling terdampak, sehingga kami meminta kepada masyarakat agar notak acuh dan mengindahkan aturan yang berlaku,” harapnya.

Bagikan