Kasus Denny Siregar Soal Santri Cilik Teroris Belum Diproses, Ini Alasan Polisi

Denny Siregar
Denny Siregar. (Detik.com)

Kasus Denny Siregar Soal Santri Cilik Teroris Belum Diproses, Ini Alasan Polisi

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar sempat dilaporkan ke polisi terkait kasus foto ‘santri cilik teroris’ dari sebuah pondok pesantren yang membawa bendera tauhid warna hitam dan putih.

Kasus tersebut bermula saat Denny Siregar dalam postingannya di media sosial mengunggah foto santri cilik itu dan menuliskan kalimat ‘Adek2ku Calon Teroris yg Abang Sayang’.

Lantaran hal itu, ia pun dilaporkan oleh seseorang bernama Ustas Ruslan dengan Pasal 45 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Namun, laporan terkait kasus tersebut hingga saat ini belum diproses oleh aparat kepolisian.

Menarik untuk Anda:

Karopenmas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono menjelaskan bahwa setiap kasus memiliki perbedaan, arena itu pula tidak semua kasus dapat langsung diproses dengan cepat.

“Perlu saya sampaikan cast per case tidak sama, jangan dilihat dari covernya saja. Mungkin pasal boleh sama, tapi dalam penanganan kasus kita semua dari proses penyelidikan ke pengidikan itu berproses,” kata Awi, Jumat 4 Desember 2020 seperti dikutip dari Okezone.com.

Ia pun mengaku telah menanyakan terkait perkembangan kasus Denny Siregar tersebut kepada jajaran Direktorat Kriminal Khusus Polda Jawa Barat.

Namun, kata Awi, mereka menemui kendala untuk menindaklanjuti laporan tersebut.

“Misalnya terkait dengan saksi dengan capture yang ada dengan saksi yang di dalam itu ternyata sampai sekarang belum terpenuhi. Orang-orang yang ada didalam gambar itu sampai sekarang masih dicari,” ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya memastikan akan profesional dalam menangani setiap kasus yang ada.

Namun menurut Awi, semua pihak harus memahami ada kendala tertentu yang dihadapi petugas dilapangan dalam penanganan suatu kasus.

“Kayak seperti masalah begini kan ini permasalahan dalam hal artian apa semua ditangani ya. Kita akan profesional dan proporsional kita tunggu saja,” ujarnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Ini Pemicu Air Laut Masuk di Kawasan Bisnis Kota Manado

Gempa Sulbar adalah Tanggap Darurat, Bukan Bencana Status Nasional

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar