Kasus Suket Covid-19 Palsu di Soppeng, Polisi Periksa Penanggung Jawab Lab dan Penerima Suket

Kasus Suket Covid-19 Palsu di Soppeng, Polisi Periksa Penanggung Jawab Lab dan Penerima Suket

FH
HZ
Farel Haeril
Hasbi Zainuddin

Tim Redaksi

Terkini.id, Soppeng – Kepolisian Resort Soppeng terus melanjutkan penyelidikan terakit dugaan pemalsuan dokumen surat keterangan (Suket) Covid-19 yang diduga dilakukan Kepala UPTD RSUD Latemammala.

Kapolres Soppeng AKBP Muh Roni Mustafa mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya telah melakukan pemanggilan beberapa saksi diantaranya staf rumah sakit dan penerima suket tersebut.

Selain itu penanggung Jawab medik Laboratorium kesehatan daerah (Labkesda)  Soppeng dr Mustakim juga telah dipanggil kepolisan untuk diambil keterangan polisi.

“Kita sudah memanggil beberapa saksi,seprti Orang-orang yang diberi suket dan penanggung jawab labkesda Soppeng.

Sementara kepala UPTD Rumah Sakit Latemammala Soppeng belum diambil keterangan dikarenakan pihaknya masih melakukan penyelidikan yang mendalam.

Baca Juga

“Untuk dr nirwana kami belum memanggil untuk memberikan keterangan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Amri mengungkapkan, pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait pemalsuan dokumen tersebut.

“Kami telah melakukan penyelidikan dan telah melakukan pemanggilan saksi yakni stafnya,” ungkap Amri.

Amri juga menjelaskan jika berita yang viral tersebut benar maka kepala UPTD rumah Sakit Latemammala dr. Nirwana bisa dijerat dengan dua pasal.

“Kita tunggu hasil penyelidikan, nanti kita liat hasilnya apakah yang bersangkutan melanggar pemalsuan dokumen atau penyalahgunaan jabatan,” ungkap dia.

Sementara mantan penanggung jawab Lebkesda Soppeng dr mustakim viral,Dimana dalam video tersebut dirinya berdebat dengan dr. Nirwana (Kepala UPTD RSUD Latemammala Soppeng)atas dugaan pemalsuan dokumen suket Covid 19.

“Ini tidak bisa dimaafkan, ini pelanggaran hukum loh dok,” kata Dr Mustakim dalam videonya yang beredar.

Lanjut, baru kali ini dirinya  tahu ternyata dr Nirwana sering kali membuat suket palsu di Laboratorium kesehatan daerah Soppeng.

“Tidak ada alasan, karena ini sudah pelanggaran hukum. Ini jelas-jelas pelanggaran hukum,” tegasnya.

Saat ingin dikonfirmasi oleh media, nomor telepon dr Mustakim tidak aktif. Begitu juga dengan Kadis Kesehatan, Sallang.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.