Kasusnya Serupa, tapi Atlet Turki Bisa Tampil di All England, Denny Siregar Curiga Ada Keterkaitan Boikot Eropa

Kasusnya Serupa, tapi Atlet Turki Bisa Tampil di All England, Denny Siregar Curiga Ada Keterkaitan Boikot Eropa

FR
Fitrianna R
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Baru-baru ini kabar tak menyenangkan datang dari sejumlah atlet bulu tangkis Tanah Air yang dipaksa mundur dalam pertandingan yang bahkan belum dimulai. 

Keputusan BWF dan pemerintah Inggris yang memaksa wakil Indonesia mundur dari All England 2021 itu kemudian menimbulkan tanda tanya besar hingga menjadi pembicaraan hangat publik.

Pasalnya, tunggal putri Turki, yakni Neslihan Yigit, tetap diizinkan tampil di kejuaraan tersebut meskipun satu pesawat dengan Jonathan Christie cs. Bukankah itu hal yang sangat aneh? 

Seperti diketahui bahwa seluruh wakil Indonesia terbang ke Birmingham, Inggris pada hari Sabtu lalu, 13 Maret 2021, yang kemudian sempat melakukan transit di Istanbul, Turki.

Di sana, Yigit lalu bergabung dengan para pebulu tangkis Indonesia dan menaiki pesawat yang sama di mana terdapat penderita Covid-19 di dalamnya. 

Baca Juga

Hal tersebut lantas membuat Layanan Kesehatan Masyarakat Britania Raya (NHS) meminta atlet-atlet Indonesia untuk melakukan isolasi mandiri selama 10 hari ke depan sesuai dengan protokol kesehatan setempat. 

Namun, anehnya, Yigit tetap diizinkan tampil dan bermain di All England. Padahal, kasusnya sama dengan para pebulu tangkis Tanah Air. 

Apalagi dikatakan bahwa sebelumnya, para atlet Indonesia telah melakukan pemeriksaan sebelum dan setibanya di Inggris. Hasil pemeriksaan mereka pun dinyatakan negatif. Namun, tetap saja tak diperbolehkan tampil seperti Yigit. 

“Dilaporkan juga bahwa pemain tunggal putri Turki, Neslihan Yigit berada di penerbangan yang sama dengan tim Indonesia tetapi pertandingan babak kedua vs Akane Yamaguchi masih dijadwalkan hari ini (di All England 2021),” bunyi cuitan @BadmintonTalk, pada Kamis 18 Maret 2021, dikutip terkini.id dari iNews.

Menanggapi kasus aneh tersebut, Denny Siregar pun turut buka suara dan menaruh curiga bahwa kemungkinan ini ada kaitannya dengan boikot Eropa terhadap Indonesia gara-gara nikel. 

Kalau itu sampai benar, maka menurut Denny, hal tersebut sangatlah tak etis juga tak jantan karena sampai melibatkan olahraga sebagai alat politik. 

“Jadi mikir nih, apa masih ada sangkut pautnya ya boikot Eropa terhadap Indonesia gara2 Nikel?” tulis Denny Siregar pada akun media sosialnya pada hari Kamis ini, 18 Maret 2021, seperti dikutip terkini.id via Twitter. 

“Kalau benar begitu, ternyata mereka gak jantan sampai olahraga dijadikan alat politik,” pungkasnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.