Kelompok Penerima Bantuan di Makassar Hanya 11.025, DPRD: Sangat Tak Masuk Akal

Kelompok Penerima Bantuan di Makassar Hanya 11.025, DPRD: Sangat Tak Masuk Akal

K
A
Kamsah
Administrator

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Kelompok Penerima Manfaat di Kota Makassar hanya 11.025 dengan anggaran Rp2.205 milliar. Padahal, berdasarkan laporan DPRD, jumlah penerima yang diajukan sebanyak 39.000.

Ketua Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Makassar Abdul Wahab Tahir mengatakan sekitar 27.900 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) terancam tak menerima bantuan sosial dari pusat.

“Masyarakat Penerima Manfaat ini berkurang dari 39.000 Per Februari, data KPM namanya, itu menjadi 11.000 sekian di Maret. Berarti ada sekitar 27.900 orang yang tidak terima,” kata Wahab, Kamis, 25 Maret 2021.

Menurutnya, jumlah penerima tersebut dihitung berdasarkan Kartu Keluarga atau minimal pemerima satu KK sebesar 3 orang.

Wahab mengatakan pengurangan PMK tersebut sangat tidak masuk akal. Sebab, pengurangan jumlahnya terbilang banyak.

Baca Juga

“Kalau berkurang 1000 mungkin bisa diterima. Ini berkurangnya 27.000, coba bayangkan sudah antri lama tiba-tiba dia bilang nama anda tidak ada di sini, itu bagaimana? Wah ini malu orang, bisa ribut itu,” lanjutnya.

Terlebih, dalam waktu dekat masyarakat akan menyambut Bulan Ramadan. Bantuan tersebut, kata Wahab, sangat diperlukan masyarakat.

Wahab meminta agar persoalan ini bisa lebih awal disampaikan ke publik agar tidak terjadi polemik baru dan kehebohan di masyarakat.

Wahab juga memastikan jika jumlah tersebut sesuai yang dilaporkan, maka dirinya akan memastikan pemerintah merefocusing anggarannya untuk menutupi sisa penerima yang diajukan.

“Intinya kita akan lihat, yang jelas kita akan pastikan Pemkot merefocusing anggaran Makassar Recover-nya untuk menutup jumlah bantuan tersebut,” tutupnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.