Keluhan Warga ke Tim Detektor Covid-19 Pemkot Makassar: Mereka Berkerumun dan Buka Masker

Keluhan Warga ke Tim Detektor Covid-19 Pemkot Makassar: Mereka Berkerumun dan Buka Masker

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Terkini.id, Makassar – Sejumlah pihak menyampaikan kritik terhadap aksi tim detektor covid-19 yang digerakkan ke rumah rumah warga. 

Seperti diketahui, tim detektor covid-19 yang menjadi bagian dari program Makassar Recover mulai bergerak ke rumah warga untuk melakukan tracing, Sejak Sabtu 10 Juli 2021.

Namun, sejumlah warga menyampaikan keluhannya, karena tim detektor masih ada yang terlihat berkerumun, disebut tidak mengganti sarung tangannya saat berpindah memeriksa warga yang lain, hingga membuka masker.

Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, telah mengerahkan tim detektor Makassar Recover untuk beroperasi ke rumah-rumah warga sejak Sabtu kemarin.

Danny mengaku jika dalam pelaksanaan program Makasssar Recover tersebut masih beberapa hal yang masih kacau.

Baca Juga

“Hari pertama ini, saya dapatkan kekacauan. Nyatanya banyak warga yang tidak tahu bakal ada pendataan pemeriksaan kesehatan gratis. Lalu tim detektornya kasihan tidak sesuai urutan rumah yang dia periksa. Masa dari ujung lorong baru ke ujung lorong lalu kembali lagi ke tengah. Ini menyiksa tim detektor kita,” ujarnya.

Hal itu terjadi Kata Danny, karena kurangnya dukungan pihak camat dan lurah tentang program ini. Dan ia tidak akan menolerir tindakan tersebut.

Tidak Pakai Sarung Tangan

Keluhan Warga ke Tim Detektor Covid-19 Pemkot Makassar: Mereka Berkerumun dan Buka Masker

Influencer Makassar, Andi Mattuju lewat akun instagramnya membagikan foto seorang relawan detektor covid 19 yang bertugas tanpa menggunakan sarung tangan.

“andimattuju Tolonglah ini Tim @makassar.recover, Pak Walikota @dpramdhanpomanto . Kita sudah dukung, tapi kenapa timnya seperti ini?

Apa harus ada kontak fisik seperti itu? Ini Tim Detektor mau tracing, apa prosedurnya? Malah melakukan kontak fisik.

Kalau cuma cek tekanan darah dan suhu, bisa dilakukan mandiri kok. Tanpa harus ada kontak fisik yang sangat beresiko bagi masyarakat.

Tolonglah… saya bukan haters Pak. Saya supportki, bahkan saya ajak teman-teman patuh sama regulasita. Saya mau kita sama-sama lewati ini.

Tapi yang timta lakukan ini justru membahayakan keluarga saya.

Saya masih tunggu janjita @makassar.recover untuk duduk bersama dengan para pegiat UMKM menemukan solusi bersama dan bisaki baku bantu,” tulis Andi Mattuju.

Tidak Pakai Masker

Keluhan Warga ke Tim Detektor Covid-19 Pemkot Makassar: Mereka Berkerumun dan Buka Masker
Keluhan Warga ke Tim Detektor Covid-19 Pemkot Makassar: Mereka Berkerumun dan Buka Masker

Selain itu, beredar pula potret oknum relawan yang terlihat tidak memakai masker dan memainkan ponsel saat bertugas di salah satu tempat usaha.

Berkerumun

Keluhan Warga ke Tim Detektor Covid-19 Pemkot Makassar: Mereka Berkerumun dan Buka Masker

Warganet di media sosial, Amanda Syamsuddin, membagikan potret sejumlah relawan detektor covid-19 yang terlihat berkumpul dan berkerumun.

“Ini sbnrnya yg berkerumun siapa? Silahkan jawab sendiri dari foto ini. Sekian

foto dikirimin. Tp td liat di jalan jg ada petugas ini naik motor keliling bukan mobil. Nah mari dipikirkan lagi sterilisasinya itu gimana hehe,” tulisnya lewat instastory.

Tidak Ganti Sarung Tangan

Keluhan Warga ke Tim Detektor Covid-19 Pemkot Makassar: Mereka Berkerumun dan Buka Masker
Keluhan Warga ke Tim Detektor Covid-19 Pemkot Makassar: Mereka Berkerumun dan Buka Masker

Selain membagikan potret relawan yang berkerumun, pemilik akun Amanda.Syamsuddin juga mengingatkan warga yang lain yang mendapat kunjungan tim detektor. Hal itu lantaran, petugas saat memeriksa warga tidak mengganti sarung tangan.

Dia pun membagikan sarannya untuk sejumlah warga Makassar:

Jadi saran aku buat teman teman yang belum
didatangi:

1. Sedia alat tensi dan ukur saturasi sendiri. Supaya gak usah pake punya mereka.

2. Sediakan mereka sarung tangan. Karena mereka gak ganti ya per orang. Waktu saya tegur, mereka bilang “baru ja selesai istirahat Bu, jadi baru ji”. Padahal jelas2 aku liat dia dari rumah tetangga. Dan di rumah ku yang di tes hampir 10 orang, gak sekalipun dia ganti ya sarung tangannya.

3. Jangan sekalipun kasi mereka celah buka masker dalam rumah. It happens TWICEEEEE di rumahku!!! Bayangkan kalau tiap rumah dia buka masker 1 X aja,” tulisnya mengingatkan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.