Terkini.id, Barru – Sebanyak 31 mahasiswa Unhas peserta KKN-PPM (Kuliah Kerja Nyata-Pengabdian Pada Masyarakat) diterima secara resmi oleh Kelurahan Tuwung, Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Minggu, 23 Juni 2019.
Peserta KKN-PPM Unhas sebanyak 31 orang ini terdiri dari 10 perempuan dan 21 laki-laki, serta dibimbing oleh Prof Dr Ir Sutinah Made MSi, Prof Dr St Haerani MSi, dan juga Firman SPi MSi.
Dalam sambutannya, Hidayatuddin SIP MH sebagai Lurah Tuwung merasa bersyukur karena dipercayakan sebagai lokasi KKN-PPM Unhas. Mahasiswa dibagi 3 posko yakni di lingkungan Mallawa, lingkungan Mattiro Walie dan Kelurahan Tuwung.
Yayat sapaan akrab Lurah Tuwung juga memaparkan baru 8 bulan bertugas sebagai lurah tapi sudah banyak inovasi yang dilakukan seperti mempromosikan madu produksi masyarakatnya via media online dengan menggunakan publik figur sebagai jargon promosinya, seperti Bupati Barru, Walikota Parepare, Kodim Kabupaten Barru.
“Kemudian kemasannya juga diperbaiki sejak itu omzet penjualan madu langsung meningkat,” ungkap Yayat.
- Unhas Tetapkan Tim Penasihat Bisnis PT Haldin Metavisi Akademika, Berikut Nama-namanya
- IKATEK Unhas dan Fakultas Teknik Sambut Dies Natalis ke-66 dengan Semangat Kolaborasi
- BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan kepada 5.266 Mahasiswa KKN Tematik Unhas
- FKM Unhas Lepas Mahasiswa PBL I di Sidrap, Komitmen Nyata untuk Pengabdian Masyarakat
- LPS Gandeng Unhas Bekali Generasi Muda Makassar Bentengi Finansial di Era Digital
“Kami juga mengadakan bersih-bersih aliran sungai secara gotong royong secara kontinu dilakukan serta pembinaan pemuda dari aspek keagamaan, misalnya ngeteh setelah salat subuh dan tauziah subuh, sehingga program KKN-PPM Unhas akan disinergiskan dengan kegiatan yang sudah ada di masyarakat,” tambahnya.
Sambutan Prof Sutinah mewakili Unhas
Selanjutnya Prof Sutinah memaparkan bahwa program kerja mahasiswanya sangat terkait dengan program yang sudah dilakukan Lurah Tuwung.
“Tema KKN-PPM Unhas adalah pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan hasil perikanan dan peningkatan daya saing,” terangnya.
Pihaknya berharap, semoga ke depan keberadaan mahasiswa Unhas di Kabupaten Barru dapat bermanfaat untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik lagi.
“Jadi bukan hanya madunya Kelurahan Tuwung yang terkenal tapi juga produk olahan perikanannya juga akan meraih pasar yang lebih luas lagi, bukan hanya dijual secara lokal tapi akan dikembangkan jejaring pemasarannya sampai ke Makassar bahkan pasar eksport,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
