BPJS Ketenagakerjaan Beri Perlindungan Sosial kepada Mahasiswa KKN UNHAS

Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA bersama Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar Dodit Isdiyono, saat penyerahan jaminan sosial kepada mahasiswa Unhas, Senin 24 Juni 2019.(ist)
Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA bersama Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar Dodit Isdiyono, saat penyerahan jaminan sosial kepada mahasiswa Unhas, Senin 24 Juni 2019.(ist)

Terkini.id, Makassar – Universitas Hasanuddin (UNHAS) melakukan Pelepasan Mahasiswa KKN Reguler Tematik Gelombang 102 Tahun 2019 di gedung Baruga AP Pettarani.

Acara tersebut dihadiri oleh Rektor Unhas, Wakil Gubernur Sulsel, Bupati Gowa, Bantaeng, Bulukumba dan Sinjai serta dari Pejabat BPJS Ketenagakerjaan, pada Senin 24 Juni 2019

Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA mengatakan, tahun ini Unhas memberangkatan 3.619 mahasiswa untuk melaksanakan KKN yang tersebar di Seluruh Wilayah provinsi Sulawesi selatan dan ada juga yang tersebar di luar provinsi seperti Kalimantan.

Prof Dr Dwia Aries Tina mengatakan di tahun ini ada yang beda, karena Mahasiswa KKN Tematik didaftarkan untuk perlindungan asuransi di BPJS Ketenagakerjaan.

“BPJS yang akan memberikan perlindungan selama anak-anak kami menjalani KKN selama 30 hari dengan Harapan kedepannya ada program khusus yang dapat didesaian untuk kerjasama lebih lanjut dengan BPJS Ketenagakerjaan,” terang Prof Dwia.

Dodit Isdiyono, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Makassar mengatakan sangat mengapresiasi langkah dari Universitas Hasanuddin dan berterima kasih.

“Kami BPJS Ketenagakerjaan berterima kasih dan memberikan apresiasi kepada Universitas Hasanuddin di Makassar yang telah mempercayakan kepada kami untuk memberikan perlindungan Jaminan Sosial kepada mahasiswa KKN,” terangnya.

Mahasiswa KKN ini diberikan 2 bentuk program perlindungan yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang memberikan perlindungan dari segala bentuk Resiko yang terjadi sejak selama dan sepulang Mahasiswa melaksanakan KKN dan Jaminan Kematian (JKM) yang merupakan bentuk santunan yang akan diberikan kepada ahli waris apabila selama menjalankan KKN mahasiswa tersebut meninggal dunia.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Kampus

AJI Gelar Pelatihan Pengecekan Fakta di 20 Kota

Terkini.id, Makassar - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) bekerja sama dengan jaringan Perhimpunan Pers Mahasiswa Indonesia (PPMI) dan beberapa kampus, menyelenggarakan Halfday Workshop Hoax Busting
Kampus

Pascasarjana Unifa Sambut Puluhan Mahasiswa Baru

Terkini.id,Makassar - Fakultas Pascasarjana Universitas Fajar (Unifa) secara resmi menerima mahasiswa baru untuk Program Studi Magister Ilmu Komunikasi, Magister Manajemen Stratejik dan Magister Rekayasa