Kembali Singgung Anak Medan, Rizal Ramli: Masa Hari Ini Banyakan Hanya Jadi Penjilat?

Terkini.id, Jakarta – Mantan Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli kembali menyinggung orang-orang Medan di media sosialnya.

Rizal Ramli mengatakan bahwa sekarang ini, kebanyakan anak Medan hanya menjadi penjilat dan pembela yang tidak benar.

Padahal, menurutnya, pada tahun 1998, anak-anak Medan merupakan pendobrak rezim otoriter.

Baca Juga: Rizal Ramli: Ada Pejabat Tinggi yang Info bahwa Sang Ngesilin...

“Gitu dong. Tahun 1998 anak-anal Medan pendobrak rezim otoriter,” katanya melalui akun Twitter RamliRizal pada Senin, 19 Juli 2021.

“Masa hari ini, banyakan hanya menjadi penjilat dan pembela ketidak-benaran? Horas,” tambahnya.

Baca Juga: Ngabalin Hina Rizal Ramli, Pengamat: Dia Tak Punya Sopan Santun

Rizal Ramli membagikan pernyataannya dengan sebuah cuitan dari pegiat media sosial bernama Nicho Silalahi.

Adapun Nicho Silalahi mengomentari soal bapak-bapak pemilik warung kopi (warkop) di Medan yang sempat viral karena marah-marah kepada Satpol PP.

“Mantaf Elang 1 turun gelanggang kembali. Maaf Garuda 1 masih bertarung di Ibu Kota. Barisan sudah standby dan siap untuk memanaskan panggung,” kata Nicho Shilalahi.

Baca Juga: Ngabalin Hina Rizal Ramli, Pengamat: Dia Tak Punya Sopan Santun

Sebelumnya, Rizal Ramli juga sempat menyinggung orang-orang Medan yang menurutnya sering menyerangnya di media sosial.

Rizal menyebut bahwa orang-orang Medan yang menyerangnya itu lupa bahwa ia berjasa dalam pengembangan dan Badan Otorita Danau Toba.

“Hei. Jangan bawa-bawa suku. RR itu banyak dihabisi di media sosial oleh kawan-kawan Medan,” katanya pada Minggu, 18 Juli 2021.

“Lupa bahwa tanpa RR, tidak ada itu pengembangan dan Badan Otorita Danau Toba,” lanjutnya.

Rizal Ramli mengaku bahwa dirinya dan Otto Hasibuan lah yang berperan dalam membujuk para Bupati di Sumatera Utara (Sumut) untuk mendukung pengembangan Danau Toba.

“RR dan DR. Otto Hasibuan yang bujukin seluruh Bupati-Bupati di SUMUT untuk dukung pengembangan Toba, tampa embel-embel,” tambahnya.

Bagikan