Kembali Terjadi, Guru Ngaji di Depok Diduga Cabuli Muridnya

Kembali Terjadi, Guru Ngaji di Depok Diduga Cabuli Muridnya

R
Muhsin Hidayat
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, JakartaGuru ngaji berinisial MMS (52) di Depok diduga mencabuli muridnya yang masih dibawah umur. Dugaan pencabulan ini telah berlangsung selama rentang Oktober hingga Desember 2021.

Korban merupakan anak muridnya sendiri yang diketahui telah berjumlah 10 orang. Aksi pencabulan dilakukan di tempat MMS mengajar sehari-hari.

“Yang bersangkutan ini adalah guru ngaji dari para korban. TKP-nya sendiri adalah bertempat di Majelis Taklim Fisabilillah Kelurahan Kemiri Muka, Beji, Kota Depok,” ujar Kombes E. Zulpan, Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Dalam melancarkan aksinya MMS kerap membujuk para korban. Bahkan jika korban tidak bersedia, MMS juga memaksa agar kemauannya dituruti, yaitu memegang alat vital dari pelaku. Kata Zulpan dikutip dari cnnindonesia.com.

MMS dituding melancarkan aksi bejatnya setelah mengajar ngaji di majelis taklim tersebut. Biasanya dia mengajar mengaji dari pukul 17.00 WIB hingga sehabis magrib.

Baca Juga

“Di akhir kegiatannya pencabulan tersebut, dia memberikan uang Rp10 ribu kepada para korban,” ujar Zulpan lebih lanjut dalam konferensi pers Selasa 14 Desember 2021. 

Kasus dugaan pencabulan ini terungkap lantaran seorang korban menceritakan pada orang tuanya, apa yang telah dialaminya. Kemudian orang tua korban tersebut bercerita kepada orang tua yang lain.

Atas perbuatannya tersebut MMS telah ditahan dan kini telah menjadi tersangka. MMS akan dijerat dengan Pasal 76 juncto Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2004 tentang Perlindungan Anak dan atau Pasal 64 KUHP.

Dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun, dan paling sedikit 5 tahun dengan denda paling banyak Rp. 5 miliar, jelas Zulpan.

Tersangka memiliki dua orang istri. Dan juga memiliki anak yang sudah besar berusia 20 tahun. Ini adalah kasus pertama yang dihadapi oleh tersangka.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.