Kemenag DIY Instruksikan Lapor Masjid yang Gelar Salat Jumat Berjamaah

Terkini.id, Yogyakarta – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dalam hal ini Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY menerbitkan surat edaran untuk Kanwil Kota dan Kabupaten serta KUA agar mendata masjid-masjid yang mengadakan salat Jumat berjamaah.

Melansir Tempo, dalam surat edaran tersebut tiap Kantor Wilayah Kementerian Agama kabupaten/kota wajib melaporkan masjid yang menggelar salat Jumat ke Satgas Covid-19, kepolisian resor (Polres), dan kepolisian sektor (Polsek) wilayah masing-masing.

Bramma Aji Putra selaku Humas Kemenag DIY mengatakan bahwa SE tersebut menindaklanjuti perintah dari Menteri Agama dalam upaya pencegahan penularan Covid-19.

Baca Juga: Soal Pernyataan ‘Kemenag Hadiah untuk NU’, DPR Pertimbangkan Panggil Yaqut

“Surat edaran itu menindaklanjuti perintah sesuai SE Menteri Agama nomor 17 Tahun 2021 sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 agar tempat ibadah tidak menjadi klaster,” ungkap Bramma.

Bram mengungkap bahwa di DIY sampai saat ini masih banyak masjid yang menggelar salat Jumat secara berjamaah.

Baca Juga: Soal Gus Yaqut, DS: Dia Lagi Menghajar Dalamnya Kemenag yang...

Ia pun mengatakan bahwa pihaknya masih berusaha untuk melakukan pendekatan secara persuasif.

“Masih ada masjid yang menggelar salat Jumat itu dan hanya dilaporkan keberadaanya. Kami berusaha memberikan pendekatan persuasif kepada takmir bersangkutan karena aturan ini hanya bersifat sementara,” jelasnya.

Seperti diketahui, saat ini PPKM Darurat di Pulau Jawa dan Bali masih digalakkan oleh pemerintah demi menanggulangi penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Soal Gus Yaqut, DS: Dia Lagi Menghajar Dalamnya Kemenag yang...

Adapun salah satu instruksi dalam aturannya yakni larangan untuk menyelenggarakan ibadah secara berjamaah yang sifatnya menimbulkan kerumuman.

Bagikan