ASEAN as an epicentrum of growth; dan peningkatan kapasitas penyandang disabilitas dalam ketenagakerjaan dan kewirausahaan.
Selain itu, pada 12 Oktober, para delegasi diagendakan untuk melakukan site visit ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemensos Sentra Wirajaya di Makassar.
Sentra Wirajaya menjadi salah satu best practice penanganan disabilitas yang dilakukan Kemensos.
“Kita ingin tunjukkan layanan disabilitas yang sudah kita tangani,” ujar Mensos.
Sebagai tuan rumah, Kemensos menjadikan ajang AHLF untuk memperkenalkan sejarah dan objek wisata yang ada di Kota Makassar dan sekitarnya.
- Sentra Wirajaya Makassar Sasar Puluhan Penyandang Disabilitas di Toraja Utara
- Wali Kota Makassar Temui Kemensos, Bahas Pembangunan Sekolah Rakyat di Pulau
- Buka Akses Pendidikan Anak Keluarga Miskin, Sekolah Rakyat di Makassar Beroperasi 14 Juli
- Kuatkan Soliditas, Cara Satker Kemensos RI Se Sulawesi Selatan Kuatkan Solidaritas Kompetisi Olahraga
- Lengkap! Berikut Tiga Poin Penting Pemenuhan Hak Disabilitas yang Dirumuskan di AHLF 2023
Salah satunya dengan menggelar gala dinner di Fort Rotterdam yang merupakan objek wisata bersejarah.
Untuk itu, Kemensos sudah berkoordinasi dengan tempat wisata untuk menyediakan fasilitas penunjang yang mempermudah akses penyandang disabilitas.
“Kita sedang proses membuat akses yang mudah bagi penyandang disabilitas di beberapa tempat,”tuturnya.
“Ini untuk menunjukkan bahwa Makassar adalah civilised society yang menghormati hak-hak penyandang disabilitas,”sambung peraih gelar Doktor Honoris Causa dari Tongmyong University Korea ini.
Mensos memimpin sendiri persiapan menyambut AHLF. Mensos sudah dua kali ke Makassar untuk memastikan tersedianya akses-akses yang ramah penyandang disabilitas.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
