Kenali Long Covid-19, Gejala Berbulan-bulan, Meski Telah Dinyatakan Negatif

Kenali Long Covid-19, Gejala Berbulan-bulan, Meski Telah Dinyatakan Negatif

FR
EP
Fitrianna R
Echa Panrita Lopi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Seperti yang diketahui, Covid-19 telah menyerang negara Indonesia sejak setahun lalu, tepatnya pada bulan Maret yang berawal dari kasus orang asing asal Jepang. 

Kini setahun berlalu dan seiring meningkatnya kasus positive, rupanya ada sebuah fenomena yang dinakan dengan Long Covid-19. 

Dilansir dari kabarpolitik.com, fenomena ini disebut-sebut telah semakin banyak dialami masyarakat Indonesia. 

Uniknya, penderita Long Covid-19 dapat merasakan gejala sakit bahkan hingga sembilan bulan setelah dinyatakan sembuh alias negatif dari Covid-19.

Ditilik dari akun media sosial dokter Adam Prabata, rupanya ada sejumlah fakta tentang fenomena Long Covid-19 sesuai dengan hasil sejumlah riset.

Baca Juga

Dokter lulusan Universitas Indonesia ini menjelaskan bahwa belum ada kesepakatan dari para ahli untuk mendefinisikan Long Covid-19.

Namun, dari hasil riset yang dikutipnya, Long Covid-19 dapat dipahami sebagai gejala menetap lebih dari 28 hari setelah kemunculan.

Sang dokter juga menjelaskan sejumlah nama dengan definisi serupa, yaitu Covid post-akut yang merupakan gejala menetap lebih dari tiga pekan, sedangkan covid kronik adalah gejala menetap lebih dari 12 pekan.

Penelitian yang ada menyebut bahwa Long Covid-19 terlama hingga saat ini mencapai sembilan bulan setelah gejala muncul.

Menurutnya, sedikitnya 30 persen pasien Covid-19 yang sudah sembuh, tetapi mereka tetap mengalami keluhan secara terus-menerus hingga sembilan bulan lamanya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.