PSM tetap menekan dan akhirnya mendapatkan kesempatan emas menjelang babak pertama berakhir. Pelanggaran terhadap Daisuke Sakai di kotak penalti membuat wasit menunjuk titik putih di menit 45+4.
Yuran Fernandes yang kali ini maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya, membuat skor kembali imbang 1-1 hingga turun minum.
Tekanan dan Harapan untuk Laga Selanjutnya
Di babak kedua, kedua tim saling menyerang. PSM berusaha menekan pertahanan PSIS, tetapi solidnya lini belakang tim tuan rumah membuat mereka kesulitan menciptakan peluang bersih. Matheus Vieira da Silva yang sempat mendapatkan kesempatan emas melalui tendangan penalti gagal menjalankan tugasnya, membuat PSM harus puas hanya dengan satu poin.
Pelatih PSM, Bernardo Tavares, tetap mengapresiasi permainan anak asuhnya meski gagal menang.
“Kami bermain bagus. Ini hasil yang pantas, tetapi tentu kami ingin lebih. Yang penting sekarang adalah fokus ke pertandingan selanjutnya,” ujar Tavares dalam konferensi pers pasca-laga.
- DPRD dan Pemprov Sulsel Batalkan Rencana Kenaikan Tarif BBNKB dan PBBKB
- Identitas Para Terduga Pelaku Karhutla di Luwu Timur Sudah Dikantongi Aparat, Motifnya untuk Buka Kebun
- Kebakaran Hanguskan 3 Rumah Di Balang Toa Jeneponto, Bupati Turun Langsung Ke Lokasi
- Beasiswa Kalla 2026 Jangkau 1.236 Pendaftar, 64 Mahasiswa Lolos Gelombang Pertama
- Pemberhentian Pejabat Gowa Diduga Tak Sesuai Prosedur, BKN Panggil Bupati
PSM Makassar kini mengalihkan fokus ke laga melawan Persija Jakarta pada Minggu, 23 Februari 2025 mendatang. Dengan posisi klasemen yang masih ketat, hasil dari pertandingan tersebut bisa menjadi penentu perjalanan PSM di Liga 1 musim ini.
Suporter kini berharap tim kesayangan mereka dapat tampil lebih tajam dan membawa pulang kemenangan yang telah lama dinanti.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
