Kepala BP2MI Benny Rhamdani Dorong Dana Abadi Pendidikan Keluarga PMI

Kepala BP2MI Benny Rhamdani Dorong Dana Abadi Pendidikan Keluarga PMI

R
Muh Nasruddin
Redaksi

Tim Redaksi

Selain itu, Benny yang menerima langsung Gatra Awards 2023, mempersembahkan penghargaan itu untuk jutaan PMI yang sedang berjuang mengadu nasib di luar negeri.

“Terima kasih kepada Gatra Media Grup, suatu kehormatan dan ini lebih layak diterima oleh 4,8 juta pekerja migran Indonesia yang sedang berada di 67 negara di dunia,” ucap Benny.

“Mereka orang-orang hebat untuk dan atas nama kehidupan, masa depan mereka berani meninggalkan orang-orang tercinta di kampung halaman. Mereka berani meninggalkan keluarga dan mereka berani meninggalkan Indonesia,” imbuhnya.

Menurut Benny, para PMI merupakan pejuang yang kerap diselimuti pandangan negatif banyak orang, bahwa mereka adalah manusia rendahan. Padahal, kata dia, peran PMI bagi bangsa ini sangatlah besar.

“Mereka sedang berjuang hari ini untuk bagaimana persepsi buruk tentang mereka, yang selalu menganggap mereka orang-orang rendahan, orang yang tersingkirkan dan layak disingkirkan, orang-orang yang selama ini dihinakan,” tutur Benny.

Baca Juga

“Padahal mereka adalah penyumbang devisa terbesar kedua bagi negara kita Rp159,6 triliun per tahun disumbangkan oleh mereka,” sambung Wakil Ketua Umum Hanura.

Dalam kesempatan itu, Benny pun mengajak seluruh pihak untuk memerangi sindikat penempatan ilegal, maupun tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Sebab tindak pidana tersebut sangat merugikan, khususnya terhadap PMI.

“Dalam tiga tahun terakhir saya memimpin BP2MI, 106 ribu (PMI) dideportasi dari negara-negara penempatan, 2.400 yang kembali ke Tanah Air dalam peti jenazah, 2-3 peti jenazah setiap hari kembali ke negara kita. Dalam tiga tahun kembali dalam keadaan sakit, cacat secara fisik, hilang ingatan, depresi ringan, depresi berat,” jelas dia.

Benny mengakui, aksi penempatan ilegal maupun TPPO, ialah kejahatan kemanusiaan yang cukup sulit untuk disentuh hukum. Sebab, ada beking-beking dari oknum-oknum yang memiliki kekuasaan.

“Saya ingin menyampaikan republik ini tidak diproklamirkan untuk pejabat negaranya yang disumpah atas nama Tuhan dan agama dan konstitusi negara untuk duduk satu meja bersama dengan mafia dan para sindikat untuk minum kopi dan makan siang bersama,” papar Benny.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.