Terkini.id, Jakarta – Ketua Bidang Politik dan Pemerintahan PP GP Ansor, Luqman Hakim menanggapi penceramah, Bahar bin Smith yang meminta umat Islam hingga ulama untuk terus berjuang jika ia ditahan usai diperiksa polisi.
Luqman Hakim meminta Bahar bin Smith untuk menjalani proses hukum tanpa membawa-bawa Islam dan ulama.
Ia menyinggung bahwa umat Islam dan ulama di Indonesia sudah berjuang sejak ratusan tahun lalu sebelum manusia ini lahir.
“Tidak ada kaitan perbuatan jahat/kriminal yang dilakukan dengan Islam dan Ulama,” kata Luqman Hakim pada Senin, 3 Januari 2022.
“Jalani saja proses hukum dengan jantan. Tidak usah bawa-bawa Islam dan Ulama. Takut?” sambungnya.
- Dihukum 6 Bulan Penjara, Bahar bin Smith Bebas 1 September Nanti
- Soroti Vonis Penjara Bahar Bin Smith, Chusnul Chotimah: Indonesia Darurat Kebohongan!
- Habib Bahar Semprot Ferdy Sambo: Menutupi Kasus KM 50, Allah Balas!
- Amanda Manopo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Untuk Habib Bahar: Sehat Selalu
- Sindir Keras Soal Capres 2024, Habib Bahar: Pada Khianat Semua!
Dilansir dari berita Detik News yang dibagikan Luqman Hakim, Bahar bin Smith menjalani pemeriksaan atas dugaan ujaran kebencian dalam sebuah ceramah di Bandung.
Sebelum diperiksa, Bahar bin Smith sempat berpesan agar umat Islam hingga ulama terus berjuang menyampaikan kebenaran apabila dia ditahan usai diperiksa.
“Maka, jikalau, andaikan, saya masuk dan diperiksa, saya tidak keluar lagi, berarti saya ditahan, saya dipenjara. Wahai rakyat, wahai bangsa, wahai rakyatku, wahai bangsaku, khususnya umat Islam, para ulama, para habaib, teruslah bejuang untuk menyampaikan kebenaran, untuk menyampaikan keadilan,” ujarnya pada Senin, 3 Januari 2022.
Bahar bin Smith datang memenuhi panggilan penyidik Polda Jabar untuk hadir menjalani pemeriksaan pada sekitar pukul 12.15 WIB didampingi tim kuasa hukumnya.
Ia juga berpesan agar masyarakat, khususnya umat Islam dan ulama untuk tidak takut akan kezaliman.
Selain itu, Bahar bin Smith juga mengungkapkan dengan suara keras bila dirinya siap untuk memperjuangkan NKRI.
“Bagi saya, demi Islam, demi bangsa, demi rakyat, demi Indonesia, demi agama, demi aqidah, jangankan dipenjara, nyawa jiwa saya murah harganya, NKRI harga mati, Indonesia merdeka,” ujarnya.
Sekedar catatan, dalam perkembangan terbaru, Bahar bin Smith telah ditetapkan sebagai tersangka usai diperiksa.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
