Keren, Di Saat “Learning from Home” Mahasiswa Peternakan Polbangtan Gowa Ikut Tebar Benih Padi Bersama Petani

Mahasiswa Polbangtan Gowa Tanam Benih Bersama Petani

Masa pandemi Covid-19 tidak menghalangi aktivitas mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa. Terbukti dengan mahasiswa yang ikut bersama petani melakukan kegiatan tebar benih padi, mereka tetap semangat dan giat melakukan tabur benih dengan metode tabur langsung.

Ini menunjukkan semua insan pertanian merupakan pejuang pangan dan telah mendedikasikan dirinya untuk berkontribusi dimasa pandemi Covid-19 ini.

Ikhsan Kamal Hidayat, walaupun tercatat sebagai mahasiswa jurusan peternakan di Polbangtan Gowa, tetap bersikukuh untuk ikut bersama petani diwilayah tempat tinggalnya. Ya kami saat ini melaksanakan kegiatan belajar dari rumah sesuai anjuran pemerintah, tapi kami juga mau ikut bersama penyuluh dan petani berdiri digarda terdepan untuk meyakinkan masyarakat bahwa dalam kondisi seperti ini, pangan tetap nomor satu, ujarnya.

Bersama M. Rakib ketua kelompo tani mekar, Ikhsan melakukan penanaman benih padi dengan metode sebar langsung. Penananman dilakukan karena diwilayah kami di Kabupaten Bone telah memasuki musim penghujan. Ini membuat petani berbondong-bondong menggarap sawah mereka untuk segera ditanami benih padi. Karena ini bulan Ramadhan dan untuk mempersingkat waktu penanaman para petani lebih memilih menanam benih padi tersebut dengan cara di tebar langsung ke sawah yang sudah digarap.

Adanya pandemic Covid-19 tidak serta membuat kegiatan  pertanian  berhenti. Aktivitas pertanian harus berlanjut. Pertanian sebagai gerbang terdepan penyedia stok pangan nasional tetap semangat berproduksi.

Baca juga:

Sesuai arahan Mentan SYL, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak boleh tertunda apalagi berhenti. Begitu pula kegiatan olah tanah, olah tanam hingga panen padi oleh petani harus tetap berlangsung  di tengah pandemi global Covid-19.

Hal ini sejalan dengan permintaan Presiden Joko Widodo bahwa pertanian tetap harus terus berproduksi. Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof Dedi Nursyamsi pun mengatakan ini di berbagai kesempatan.

“Pandemi Covid-19 menjadikan sektor pertanian sebagai salah satu yang tetap harus bergerak, selain sektor kesehatan. Karenanya, ayo berjuang terus karena ketersediaan pangan di masyarakat adalah tanggung jawab kita,” jelas Dedi. “Jangan lupa untuk tetap perhatikan protokol penanganan covid 19 di lapangan,” imbuh Dedi

Komentar

Rekomendasi

Kecintaannya Terhadap Anak-Anak Dorong Vanessa Menjadi Relawan bagi Pengungsi di Malaysia

Kostratani BPP Gandangbatu Sillanan Kembangkan Varietas Kopi Lokal Toraja

Gelar Aksi Sosial, IMM FISIP Bagikan Paket Ramadhan untuk Warga

Mahasiswa Polbangtan Manfaatkan Masa LFH untuk Bantu Petani Tingkatkan Kualitas Semangka

Penyuluh, Mahasiswa Polbangtan dan Petani Bantaeng Bahu-membahu untuk Percepatan Tanam

BPP Gandangbatu Sillanan Dampingi Petani Kembangkan Kopi Arabika Varietas Lokal Toraja

Mahasiswa Manfaatkan “Waktu Belajar dari Rumah” untuk Tingkatkan Produksi Jagung Petani

Agar Produktifitas Makin Baik, Kualitas Terjaga, Mahasiswa Bantu Petani Kendalikan Gulma

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar