Terkini.id,Makassar – Kebakaran yang melanda kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang Kota Makassar pada Minggu, 15 September 2019 siang belum diketahui penyebabnya.
Salah satu pemulung yang ditemui terkini.id, Puang Unnah, mengatakan saat itu dirinya dan beberapa pemulung lainnya sedang memulung di sekitaran kejadian. Menurutnya api muncul tiba-tiba langsung membesar dan membakar lokasi.

Para pemulung yang ada di sekitaran kejadian langsung panik dan berlarian menyelamatkan diri masing-masing lalu melaporkan kejadiannya.
“Kejadian siangan. Saya dan beberapa pemulung lainnya ada di lokasi memulung sampah. Kaget karena tiba-tiba api muncul dari bawah. Api langsung membesar, kami berlarian menyelamatkan diri,” ujarnya.
Puang Unna menambahkan, saat kejadian dirinya sempat memindahkan beberapa karung sampah yang sudah dikumpulkan sejak dua hari ini. Apa daya karena api semakin membesar sehingga ia memilih menyelamatkan diri daripada sampah yang sudah dikumpulkan.

- Dinas Pertanahan Makassar Kawal Kesiapan Lahan PLTSA di TPA Antang
- TPA Tamangapa Berbenah, DLH Makassar Perkuat Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu
- Dinas Pertanahan Makassar Dukung Pengembangan Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik
- Pemkot Makassar Percepat PSEL dan Transformasi TPA ke Sanitary Landfill
- Pemkot Makassar Anggarkan Rp23 Miliar Benahi Akses dan Pedestrian TPA Antang
“Sedih sekali kasihan. Ada 40 karung sampah yang sudah saya kumpulkan ikut terbakar. Sampahnya sisa mau dipilah kemudian ditimbang. Harusnya hari ini sudah mau ditimbang tapi apa boleh buat semua ikut terbakar,” akunya.
Mirisnya lagi, Puang Unna mengaku sampah yang hendak ditimbang itu buat membayar uang arisan. Kalau ditimbang nilainya bisa sekitar Rp400 ribu.
“Syukur Alhamdulilah yang penting saya bisa menyelamatkan diri. Semoga apinya cepat padam,” harapnya.

Senada dengan warga lainnya yang sedang memulung juga menyampaikan kisahnya saat kejadian. Sebut saja Daeng Boyong. Menurutnya ia dan anaknya sedang memulung saat kejadian. Ia juga menyaksikan api datang tiba-tiba.
“Api muncul tiba-tiba. Saya dan anak langsung berlarian menyelamatkan diri. Bahkan saya sempat terkena panasnya api yang membesar. Tapi syukur bisa keluar dari lokasi kebakaran. Angin kencang jadi kami seakan dikejar api,” kisahnya.

Ia juga menyampaikan jika sejumlah sapi ikut terbakar.
“Banyak sapi ikut berlarian saat kebakaran. Bahkan ada beberapa ekor yang terbakar kasihan,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pantauan terkini.id di lokasi kebakaran pemadam kebakaran terus diturunkan untuk melakukan pemadaman. Bahkan asap masih mengepul. Sejumlah ambulance dari beberapa perusahaan juga nampak.
Tidak ketinggalan sejumlah petugas kesehatan membagi-bagi masker kepada warga ataupun pengunjung serta petugas yang ada di lokasi kejadian.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
