Terkini, Makasar – Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin terus menunjukkan komitmen dalam menangani persoalan kota, khususnya pengelolaan sampah, melalui kerja berkelanjutan dan terukur.
Bahkan di tengah suasana hari libur, jajaran Pemerintah Kota Makassar tetap menggelar rapat strategis guna memastikan program prioritas tetap berjalan sesuai rencana.
Rapat strategis tersebut digelar di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Anging Mamiri, Jumat (3/4/2026), dan dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin bersama jajaran kepala SKPD lingkup Pemerintah Kota Makassar.
Rapat tersebut secara khusus membahas penanganan sampah serta perumusan solusi jangka panjang pengelolaan persampahan di Kota Makassar.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menegaskan bahwa pelaksanaan rapat koordinasi terkait Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) merupakan bagian dari amanah pemerintah pusat yang harus dijalankan secara serius dan berkelanjutan oleh pemerintah daerah.
- Semifinal AAS Cup II 2026 Digelar Hari Ini, Alumni Unhas Berebut Tiket Final
- Haji Mabrur Tak Hanya Ritual, Tetapi Juga Kepedulian Sosial
- Semarak Pasar Murah di Lokasi TMMD, Warga Arungkeke Palantikang Bersyukur Kebutuhan Pangan Terjangkau
- Momen Mengharukan, 16 Tahun Menanti, Syifa Akhirnya Dipeluk Sang Ibu
- Tingkatkan Kesehatan Mental, Tim BK S2 UNM Uji Program Psikososial-Spiritual Murid SD di Makassar
Menurutnya, komitmen dalam menjalankan program strategis tidak mengenal waktu, termasuk pada hari libur, karena persoalan perkotaan, khususnya sampah, membutuhkan penanganan cepat dan konsisten.
“Hari libur pun kita tetap bekerja, tadi kita membahas hal yang kami anggap penting, termasuk meeting koordinasi PSEL yang berjalan di Kota Makassar. Program ini harus kita kawal bersama karena ini merupakan solusi jangka panjang persoalan sampah,” ujar Munafri Arifuddin.
Ia menjelaskan bahwa program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) bukan hanya proyek infrastruktur semata, tetapi merupakan bagian dari solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan sampah kota yang semakin kompleks dari tahun ke tahun.
Karena itu, koordinasi lintas sektor terus diperkuat agar seluruh tahapan perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan program dapat berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Munafri juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar saat ini tengah melakukan transformasi sistem pengelolaan sampah, khususnya pada pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dari sistem open dumping menuju sanitary landfill.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
