Kesal Disindir Netizen soal ‘Penduduk Langit’, Geisz: Dongonya Elu Original Tentu Saja Tak Bisa Memahami

Kesal Disindir Netizen soal ‘Penduduk Langit’, Geisz: Dongonya Elu Original Tentu Saja Tak Bisa Memahami

R
Resty

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial dan anggota dewan komisatis Ancol, Geisz Chalifah merespons seorang netizen yang menyindir pernyataannya soal “penduduk langit”.

Dalam tanggapannya, Geisz nampaknya tak mampu menahan kekesalan hingga menyebut netizen tersebut “dongo” ayau bodoh.

Adapaun hal ini berawal dari cuitan Geisz yang mengatakan bahwa ketika pemimpin berlaku adil ataupun zalim, maka air mata warganya menjadi saksi bagi penduduk langit.

Geisz Chalifah berpandangan bahwa harapan, pujian, dan kecaman dari rakyat kecil kepada pemimpinnya adalah doa.

Ia menyatakan itu sebagai tanggapan terhadap seorang warga yang mengaku tak mampu menahan air mata haru ketika melihat Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Baca Juga

“Seorang Ibu: Kalau saya melihat dia (Pak Anies) Udah ga tahan air mata,” kata Geisz melalui akun Twitter-nya pada Minggu, 24 Oktober 2021.

“Harapan, pujian, kecaman dari rakyat kecil kepada pemimpinnya adalah doa. Ketika pemimpin berlaku Adil ataupun zolim, Air mata warganya itu menjadi saksi bagi penduduk langit,” lanjutnya.

Pernyataan Geisz Chalifah itu lantas ditanggapi seorang netizen dengan nama akun @deditelaumbanu4.

Netizen tersebut menyoroti dan menyindir kata-kata Geisz Chalifah soal “penduduk langit”.

“Buahahaha.. Ajaran tuannya main kata-kata. Sejak kapan ada penduduk langit? Woi sadarlah, jangan mencoba menipu,” kata netizen itu.

Geisz Chalifah pun langsung membalas sindiran netizen tersebut dengan menyebutnya “Otak Dikit”.

“Dongonya elu Original tentu saja tak bisa memahami. Gue maklum dengan kaum OD lahir dengan otak dikit,” katanya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.