Ketakutan Tavares Soal Wasit Kembali Rugikan PSM Makassar Saat Hadapi PSIS Semarang

Ketakutan Tavares Soal Wasit Kembali Rugikan PSM Makassar Saat Hadapi PSIS Semarang

K
R
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Dalam bayangan stadion yang akan dipenuhi sorak-sorai suporter di Jatidiri, pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, tampaknya membawa perhatian yang lebih mendalam daripada sekadar strategi sepak bola.

Di tengah persiapan jelang pertandingan melawan PSIS Semarang pada Sabtu, 30 September 2023, Tavares mengeluarkan kritik tajam terhadap standar kinerja wasit Liga 1 di sepak bola Indonesia.

Dengan latar belakang kontroversi yang melibatkan timnya dalam laga-laga sebelumnya melawan Borneo FC dan PSS Sleman, Tavares mempertanyakan keputusan wasit.

“Coba perhatikan pertandingan saat PSM melawan Borneo FC. Gol yang dicetak Borneo FC sama sekali tak layak jadi penalti, kalian bisa melihat sendiri,” kata dia saat konferensi pers, Jumat, 29 September 2023.

“Pada saat PSM melawan PSS Sleman, gol yang dicetak pemain Sleman, ada pelanggaran sebelumnya,” sambungnya kemudian.

Baca Juga

Namun, sorotannya bukan hanya terbatas pada keputusan di lapangan. Mengingat wasit yang akan memimpin pertandingan mendatang adalah yang sama saat PSM berhadapan dengan Persija Jakarta, Tavares mencatat insiden yang melibatkan pemainnya, Yance Sayuri.

“Saat itu, kemaluan dari Yance Sayuri ditendang dan ada 4 wasit yang bekerja pada saat itu, tidak seorang pun dari mereka yang melihat kejadian itu,” katanya dengan nada prihatin.

Dengan nuansa reflektif, Tavares menyuarakan kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kualitas dan integritas wasit di sepak bola Indonesia.

“Harus ada yang menganalisa performa wasit karena kalau pemain performanya tidak bagus, pelatih yang tidak bagus maka akan mendapatkan konsekuensinya. Itu harusnya sama halnya dengan wasit,” tuturnya.

Dzaky Asraf, pemain andalan PSM, menegaskan kesiapannya dan tim untuk pertandingan mendatang.

“PSIS dikenal sebagai tim yang tangguh. Meski tantangannya besar, kami siap untuk memberikan yang terbaik di lapangan,” pungkas Dzaky.

Mengakhiri wawancara, Tavares berharap sepak bola dapat dihargai dengan integritas yang lebih tinggi, di mana kinerja wasit tidak lagi menjadi bahan perdebatan pasca-pertandingan.

“Kita harus punya perasaan wasit melakukan pekerjaannya dengan baik. Saya berharap tidak akan membicarakan soal wasit pada akhir pertandingan besok,” tuturnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.