Terkini.id, Makassar — Laga tunda pekan keempat Super League 2025/2026 antara PSM Makassar dan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu, 6 Desember 2025, pukul 20.00 Wita, tidak sekadar duel dua tim besar yang terpaut satu poin.
Pertemuan ini menggeliat sebagai ujian karakter baik bagi tim, pelatih, maupun suporter yang semakin vokal di tengah performa naik-turun kedua kesebelasan.
PSM Mencari Konsistensi
Di bawah arahan pelatih Thomas Trucha, PSM Makassar memang sedang menanjak. Tiga kemenangan beruntun, termasuk kebangkitan dramatis dari ketertinggalan tiga gol melawan Persis Solo, menegaskan bahwa Juku Eja mulai menemukan ritme permainan.
Namun di balik catatan positif itu, Trucha tak menutupi kegelisahannya.
- 14 Titik Demo di Makassar 27 Agustus, Ini Lokasi yang Perlu Diwaspadai Pengendara
- Tak Cuma Tanggap Darurat, Pemerintah Jamin Pemulihan Gempa NTT Berlanjut ke Rekonstruksi
- DPRD dan Pemprov Sulsel Batalkan Rencana Kenaikan Tarif BBNKB dan PBBKB
- Identitas Para Terduga Pelaku Karhutla di Luwu Timur Sudah Dikantongi Aparat, Motifnya untuk Buka Kebun
- Kebakaran Hanguskan 3 Rumah Di Balang Toa Jeneponto, Bupati Turun Langsung Ke Lokasi
“Kita kemasukan tiga gol dan kita tidak mau hal ini kembali terjadi. Saya mendapatkan tiga serangan jantung pada pertandingan sebelumnya,” ujarnya sambil.
Ucapan itu menandai persoalan yang lebih dalam yakni stabilitas lini belakang yang belum benar-benar teruji.
Kecepatan sayap dan efektivitas penyerang asing–lokal masih menjadi senjata utama PSM. Tetapi Trucha tampak menaruh harapan besar pada atmosfer stadion.
Ia meminta dukungan penuh publik Parepare maupun Makassar untuk mendorong pemain tampil lebih tenang dalam tekanan.
“Pertandingan besok, saya berharap lebih banyak fans datang. Bukan hanya dari Parepare, tapi dari Makassar juga,” kata dia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
