“Keluarkan dari sekolah semua pelakunya agar menjadi contoh kepada murid lainnya,” geram netizen.
“Ini yg terekam, yg tdk terekam pasti lebih parah,” tulis netizen lainnya.
“Uuu dee eee nda bs d biarkan begini mejalar kasus bully di makassar jd contoh lain lagi kalo di maafkan. Kasi keluar memang mi dr sejolah,” komentar netizen.
Pada kolom komentar unggahan video itu, juga terungkap informasi terkait korban yang disampaikan oleh salah seorang keluarga korban.
Menurut keluarga korban yang merupakan sepupu dari siswa itu, korban merupakan anak yatim dimana ayah kandungnya sudah wafat.
- Tangan dan Hati
- Hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SMK) Polbangtan Gowa Tahun 2025
- Phinisi Point Mall Hadirkan Festival Warisan Rasa Asia, SMASH Siap Hibur Pengunjung
- Kiki Ras: Public Speaking Bukan Bakat, Melainkan Keterampilan yang Bisa Dilatih
- Ketua IWO Jeneponto Kecam Keras Perampasan HP Wartawan, Desak Kapolres dan Kapolda Bertindak Tegas
Saat ini, menurut pihak keluarga, siswa keterbatasan fisik itu hanya tinggal berdua dengan ibunya.
Selain itu, dia juga menyebutkan bahwa lokasi peristiwa dalam video tersebut, yakni di SMP Negeri 04 Pongtiku, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
“Terima kasih banyak sudah di Up Min. Kebetulan Korban Merupakan Sepupu Saya. Lokasi kejadian di SMP Negeri 04 Pongtiku Makassar,” ungkap pengguna akun @ryan.hidayat92 yang merupakan sepupu dari korban.
“Korban Merupakan Anak Yatim Kodong, Bapaknya Sudah Meninggal Dunia. Korban sekarang cuman tinggal berdua dengan lbunya,” sambungnya.
Sepupu korban juga mengatakan bahwa pihak keluarga sudah mendatangi SMP Negeri 04 Makassar dan telah melaporkan aksi bully itu ke polisi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
