Ketua DPD RI Kunjungi Kota Palopo, Walikota Titip Aspirasi

Ketua DPD RI kunjungan ke Palopo

Terkini.id Palopo – Wali Kota Palopo, HM Judas Amir, menerima kunjungan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti, bersama rombongan, di Kantor Wali Kota Palopo, Rabu, 12 Februari 2020.

Pada pertemuan tersebut, Judas Amir, menyampaikan beberapa aspirasi yang menjadi pesannya agar mendapat perhatian khusus oleh DPD RI. Karena aspirasi tersebut menurut Judas Amir, sangat penting dan diharapkan bisa terealisasi pada tahun anggaran ini.

Adapun aspirasi yang disampaikan Walikota, yakni penegerian Universitas Andi Djemma (Unanda) dimana berkas terkait telah Ia serahkan langsung ke Kemendagri pada tahun 2016 silam, namun hingga Saat itu belum terealisasi.

Seperti halnya dengan status IAIN Palopo yang juga diharapkan Walikota menjadi Universitas Islam Negeri.

“Kami menyadari pengembangan sektor pendidikan menjadi penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. Sehingga kami berharap penegerian Unanda  dan IAIN menjadi Universitas  Negeri bisa segera terwujud denhan bantuan Ketua DPD,” harap Judas.

Menarik untuk Anda:

Judas juga menitipkan terkait revitalisasi kawasan Islami Centre di Kelurahan Takkala, pengembangan tehnopark di kelurahan Salubattang yang diharapkan dapat menjadi pusat riset komoditas Sagu.serta  revitalisasi gedung kesenian Palopo untuk menjadi pusat pengembangan ekonomi kreatif Palopo.

“Khusus pengembangan ekonomi kreatif yang berbasis Usaha Kecil dan Usaha Menengah (UMKM), kami berharap agar adanya pendampingan secara menyeluruh dan terukur,”harapnya lagi.

Wali Kota juga menyinggung soal seringnya Ia menghadiri tatap muka dengan sejumlah pejabat termasuk dari kalangan politisi terkait pemberian bantuan pelatihan bagi pelaku UMKM.

Bahkan sudah sejak lama  selalu ada pelatihan ke daerah. Tapi implementasi dari pelatihan itu belum terealisasi baik.

“Karena tidak maksimal sehingga ekonomi kreatif belum dapat terealisasi baik apalagi memang tidak ditunjang dengan peralatan dan bantuan pemasaran,” jelas Walikota.

Walikota juga mempertegas kalau dirinya betul betul  berharap dapat  mendorong warga Palopo agar tidak ada yang tidak punya kerja, dan hal tersebut dipertegas melalui program  mau kerja apa,” lanjutnya.

Terakhir disampaikan Wali Kota Palopo terkait pelestarian hutan lindung kawasan kecamatan  Battang dan Battang Barat.

Wali Kota Palopo merasa khawatir akan sekelompok oknum yang ingin mengelolah kawasan hutan lindung di Palopo sebagai kawasan wisata.

“Saya pernah dilaporkan ke Ombusman dan Ombusman datang. Saya sampaikan prinsip saya ke ombusman, lebih baik berhenti jadi Wali Kota dari pada mengizinkan pengelolaan hutan lindung yang akan merugikan masyarakat,” tambahnya.

Palopo sebelumnya langganan banjir, namun lima tahun terakhur ada perubahan. Pemkot Palopo berharap ada bantuan dari kementerian agar jangan sampai ada oknum yang kurang memperhatikan akibat dari menganggu hutan lindung tersebut.

Sementara itu, Ketua DPD, La Nyalla Mataliti, pada kesempatan ini menyebutkan kehadirannya di Kota Palopo merupakan rangakain kunjungan kerjanya bersama komite 2 DPD RI di Sulsel dalam rangka mengawal UU no. 22 tahun 2018 tentang sistem budidaya pertanian berkelanjutan.

Selain itu, kehadirannya bersama rombongan ingin mendorong kegiatan investasi dan percepatan pembangunan daerah. Termasuk Kota Palopo yang menurutnya sangat Ia pahami

“Sesuai penyampaian Bapak Presiden, Joko Widodo, bangun daerah, permuda usaha dan libatkan masyarakat. Tentu ini harus ada sinkronisasi program pemerintah daerah dan pusat. Terkait beberapa aspirasi yang disampaikan Walikota, saya harapkan dibuat surat ke DPD nanti saya akan teruskan ke Pak Jokowi,” ungkapnya.

Pada pertemuan tersebut, juga dihadiri Wakil Walikota Palopo, Rahmat Masri Bandaso, Sekda Kota Palopo Firmanzah DP. Para asisten dan beberapa Kepala OPD Kota Palopo.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Pengurus Wilayah MES Sulsel Gelar Seminar Virtual, Ini yang Dibahas

ORARI Lokal Palopo Gelar MUSLOK VIII Tahun 2020

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar