Masuk

Ketua DPRD DKI Jakarta: Anies Baswedan Gak Kerja Apa-Apa!

Komentar

Terkini.id, JakartaKetua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, menyampaikan pendapatnya soal kinerja Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, menurutnya kinerja Anies tidak sesuai dengan janji kampanye, bahkan ia menyebut Anies tidak kerja apa-apa.

Pernyataan tersebut dinyatakan Prasetyo Edi ketika dirinya mengomentari kinerja Anies Baswedan, beliau mengaku sempat berdiskusi langsung dengan Anies untuk menyelesaikan masalah-masalah di DKI Jakarta, namun ia berpendapat Anies tidak kerja apa-apa.

“Saya pernah pada saat beliau (Anies) sudah menjadi gubernur dan pak Ahok kalah dalam pertarungan pilkada. Dia (Anies) datang ke ruangan saya dengan pak Sandi,” ujar Prasetyo Edi dalam video yang diunggah channel youtube Total Politik, dengan judul ‘Anies Gak Kerja Apa-Apa?’, sebagaimana dilansir pada Selasa, 22 Februari 2022.

Baca Juga: Heboh, Pernyataan Jokowi Seputar Pemimpin Rambut Putih, Denny Siregar: Bukan Ganjar, Bapak Rambutnya Hitam

“Saya bilang ayo kita perbaiki, kita teruskan yang baik, yang ga baik ayo kita kerjakan!,” ujar Prasetyo Edi melanjutkan.

“Apa yang terjadi? gak dikerjakan semua, kalau dibilang pak Anies Baswedan bersih, iya dia gak pernah kerja apa-apa!,” ujar Prasetyo Edi melanjutkan.

Menurut Prasetyo Edi, kritik dan penilaian yang dilontarkannya soal Anies Baswedan adalah kewajaran.

Baca Juga: Jokowi Menyebut Orang yang Berambut Putih Adalah Pemimpin Rakyat

“Secara usia dia sama saya lebih tua saya, sepantasnya dong orang yang lebih tua memberi saran kepada yang lebih muda, tapi kalau semua sarannya gak diterima, mau ngapain saya,” ujar Prasetyo Edi menjelaskan.

Kemudian, Prasetyo Edi mengomentari Jakarta International Stadium. Menurutnya, warga harus mengapresiasi juga gubernur-gubernur sebelum Anies Baswedan, karena itu bukan hanya prestasi Anies seorang.

“Sebetulnya kan harus juga mengapresiasi gubernur-gubernur sebelumnya, seperti pak Sutiyoso, pak Foke, pak Jokowi, pak Ahok, pak Jarot dan lain-lain,” ujar Prasetyo Edi menjelaskan.

“Karena Sekarang memang siapapun gubernurnya pasti mengeksekusi itu,” ujar Prasetyo Edi menandaskan.