Masuk

Sindir Anies Baswedan, Ketua DPRD DKI Jakarta: Iya, Bersih Orang Enggak Kerja Apa-apa

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyindir Anies Baswedan terkait kinerjanya selama memimpin Jakarta.

Ia menilai kinerja Anies selama 4 tahun menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta tidak maksimal bahkan dianggap tak melakukan apa-apa sejak dilantik pada Oktober 2017 lalu.

“Kalau dibilang pak Anies Baswedan bersih, iya, karena enggak pernah kerja apa-apa,” ucapnya, seperti dikutip dari Tribunjakarta.com pada Selasa 22 Februari 2022.

Baca Juga: Soal Politik Identitas, PKB: Sedang Dibuat Pembusukan Kepada Anies Baswedan

Prasetyo juga mengatakan bahwa apa yang ia katakan sesuai dengan apa adanya. Menurutnya masih banyak janji kampanye dan program kerja yang belum dituntaskan Anies Baswedan.

“Di dalam janji-janji politik dia dalam RPJMD ini, ada beberapa permasalahan yang tidak tuntas dan dia mau coba mengubah, mau masukin beberapa item, saya enggak tahu apa yang mau dia masukin” bebernya.

Tak hanya itu, Prasetyo juga mengkritik kinerja Anies Baswedan belum serius dalam menangani masalah pandemi Covid-19 yang terjadi di Jakarta.

Baca Juga: Mahfud MD Beri Komentar Terkait Kunjungannya ke Semarang Bertemu Ganjar Pranowo

“Jakarta sebagai barometer ibu kota, yang ada sentuhan sedikit lalu menyebar ke seluruh Indonesia. Hal ini yang tidak terkonsentrasi oleh eksekutif,” katanya.

Namun terlepas dari itu semua, Prasetyo tetap mengapresiasi salah satu pembangunan yang dapat direalisasikan saat kepemimpinan Anies yakni Jakarta International Stadium (JIS).

Tetapi ia menegaskan bahwa pengerjaan pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) bukanlah program asli Anies.

Karena menurutnya perencanaan pembangunan JIS memang sudah dimulai sejak Sutiyoso menjabat sebagai Gubernur DKI tetapi tidak tereksekusi.

Baca Juga: Pandangan Surya Paloh: Anies Baswedan Akan Pimpin Indonesia dengan Sangat Baik

“Memang rencana sudah lama. Zaman Pak sutiyoso tidak tereksekusi tapi sudah groundbreaking. Memang harus dikerjakan itu, karena stadion di Jakarta enggak ada,” jelas Prasetyo, seperti dilansir dari Voi.id.

“Mau siapa pun gubernur pada saat ini pasti itu akan dibangun di era Pak Jokowi, Pak Ahok, Pak Djarot (pembangunan stadion) dianggarkan, disiapkan anggaran. Tapi karena satu situasi, pertarungan pilkada, jadi terhambat. Lalu Pak Anies sebagai pemenang pertarungan pilkada, ya pasti (stadion) dikerjakan,” tandasnya.