Ketua Komisi IV DPRD Geram dengan Kasi Sapras Disdikbud Jeneponto, Ada Apa?

DPRD Jeneponto
Ketua Komisi IV DPRD Jeneponto, H Kaharuddin

Terkini.id, Jeneponto – Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Jeneponto, Kaharuddin, merasa geram dengan Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Jabal Nur.

Legislator PKB itu geram lantaran Jabal Nur tidak mengindahkan undangan Komisi IV pada Rabu, 22 Januari 2020.

“Hari Rabu yang lalu kita ke Komisi IV DPRD mengundang beliau untuk meminta klarifikasi terhadap keluhan masyarakat terhadap pelaksanaan rehab gedung sekolah tahun 2019,” kata Kaharuddin kepada awak media, di kantor DPRD Jeneponto, Jumat, 24 Januari 2020.

Namun, kata dia, Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Jabal Nur, tidak menghadiri undangan tersebut.

“Beliau tidak hadir, tidak ada juga penyampaian apa alasannya tidak hadir, kami sangat tidak suka dengan sikap pejabat itu, harusnya dia sampaikan ke kami apa alasannya sehingga tidak hadir, dia tidak menghormati kami anggota DPRD Jeneponto,” geram Kaharuddin.

Menarik untuk Anda:

Menurutnya, Komisi IV DPRD Jeneponto kembali mengundang Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jeneponto itu pada Selasa, 28 Januari 2020.

“Kita kembali undung, jadwalnya hari Selasa Minggu depan, mudah-mudahan beliau hadir, kita butuh penjelasannya, terkait rehab gedung beberapa sekolah dasar,” ujarnya.

Selain keluhan masyarakat, Kaharuddin juga mengaku anggota komisi IV menemukan adanya bahan yang sudah tidak layak dipakai, namun masih dipakai di gedung sekolah yang direhab.

“Saat komisi IV turun langsung ke sekolah-sekolah yang direhab, ada beberapa yang kita temukan, salah satunya adalah adanya kayu bekas yang sudah tidak layak dipakai namun masih dipasang sekolah itu,” pungkasnya.

Kaharuddin juga menyebutkan adanya keluhan pihak sekolah terkait dengan pembelian bahan bangunan.

“Ada beberapa juga yang mengeluhkan pembelian atap seng, yang katanya juga diarahkan oleh Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” tutupnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

World Cleanup Day, Pemkab Jeneponto Dilaksanakan di Tujuh Kecamatan

Wakil Bupati Sebut Akuntabilitas Pemkab Jeneponto Berada Pada 50,26 Persen

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar