Ketua Partai Ini Optimis Raih Dua Kursi di Dapil 1

Adi Rasyid Ali (ARA) selaku Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat kota Makassar

Terkini.id, Makassar – Di Pileg 2019 ini diketahui, jika Dapil 1 tanpa caleg petahana. Sebab Agung Wirawan tidak lagi mencalonkan diri. Dari hasil rekap C1 yang sudah terkumpul, Adi Rasyid Ali (ARA) selaku Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat kota Makassar optimis bisa meraih dua kursi di masing-masing Dapil.

Bahkan, legislator yang terpilih di Dapil 4 Kecamatan Panakkukang Manggala pada Pileg 2014 lalu ini, Dapil yang berpotensi menambah kursi ada pada tiga dapil yakni Dapil 1, 4 dan 5.

Pada Pileg 2014 lalu di ketiga Dapil ini hanya meloloskan masing-masing 1 kadernya. Ketiganya Agung Wirawan di Dapil 1, Adi Rasyid Ali, Dapil 4 dan Susuman Halim di Dapil 5.

“Insya Allah kami bisa memenuhi target 10 kursi. Kepada seluruh masyarakat kota Makassar saya mengucapkan terimakasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kader-kader Demokrat,’’ terangnya.

Dari data tersebut, tentunta calon anggota DPRD dari Partai Demokrat semakin mantap melenggang ke gedung DPRD Kota Makassar.

Tidak hanya itu, salah seorang caleg Partai Demokrat Dapil 1 dengan nomor urut 03, Zulkifli Thahir  mengklaim Partai Demokrat akan memperoleh 2 kursi di Dapil 1 yang meliputi Makassar, Ujung Pandang, dan Rappocini.

“Insya Allah, Ibu Rezki dan Saya,” terang Ketua KPPC Partai Demokrat Makassar ini, Sabtu, 20 April 2019.

Ditanyai terkait  banyaknya caleg yang mengklaim kemenangan di dapil tersebut, Zulkifli menilai hal itu dikarenakan banyaknya C1 bodong yang beredar.

Bahkan, kata dia, sudah ada yang mengklaim, padahal saat ini kita baru menghitung C1 di beberapa TPS dari 686 TPS Dapil 1.

Sekadar diketahui, Zulkifli Thahir merupakan calon Partai Demokrat Dapil 1 dengan nomor urut 03. Sementara rekan separtainya di dapil tersebut adalah Rezki Caleg Partai Demokrat Nomor Urut 07.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Teka-teki Skenario Akhir Demo di Hong Kong

TEKA-teki skenario akhir demo di Hongkong terjawab. Minggu malam lalu.Malam itu kelompok radikal kembali ke markas mereka: di The Hong Kong Polytechnic University. Jumlahnya
Opini

Mengapa Ahok Perlu Memimpin Pertamina?

TADINYA, sistem pengelolaan Migas di Indonesia menerapkan skema bagi hasil atau Production Sharing Cost (PSC) cost recovery.Namun sekarang sudah diganti dengan skema Gross Split.
Opini

Hong Kong Sedang Merusak Dirinya Sendiri

MULANYA adalah kriminal biasa. Chan Tong-Kai, remaja Hongkong usia 20 tahunan menikmati liburan bersama kekasihnya Poon Hiu-wing di Taiwan, Fabruari 2018.Tapi tampaknya pasangan itu
Opini

Pengusaha Terseret

ACARANYA makan siang. Dengan delapan pengusaha besar di Jakarta. Hanya makan siang. Masakan Italia. Di Shangri-La Hotel.Saya memanfaatkannya untuk survei kecil-kecilan. Saya tanya mereka
Opini

Bangga Claudia

WARTAWAN Radar Cirebon saya minta ke Grage City Mall. Ke lantai 2. Di situ ada gerai cepat saji. Namanya sangat masa kini: Pota Friend."Tutup
Opini

Produksi Garam Jeneponto Semakin Merosot

GARAM merupakan bumbu masak yang paling sering digunakan oleh ibu rumah tangga. Tidak lengkap rasanya jika suatu masakan tidak ditambahkan garam. Berbicara mengenai garam,
Opini

Putusan Ayodhya

Satu masjid.Ribuan orang tewas.Entah masih akan berapa ribu lagi.Tergantung apa yang akan terjadi berikutnya. Setelah ada putusan mahkamah agung Sabtu kemarin.Ini bukan sembarang masjid:
Opini

Ibu Kota Sepaku

SAYA ke ibu kota Indonesia. Sabtu kemarin. Setelah acara wisuda di Universitas Mulia Balikpapan.Ke sebelah mananya?Ke pinggirnya.Belum bisa ke tengahnya? Belum ada jalan ke
Opini

Ikut Ribut Tentang Cadar dan Cingkrang

WACANA melarang ASN memakai celana cingkrang dan cadar, menjadi bola panas. Sepekan sudah masalah ini jadi polemik. Berkepanjangan, digoreng sana-sini, dikomentari ragam kalangan.Padahal, aturan