Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh Digugat Anggota DPRD Sumatera Selatan

Terkini.id, Jakarta – Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh digugat oleh Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) periode 2019-2024 Amirul Muchtar pada Rabu 17 November 2021. Gugatan didaftar pada nomor perkara 698/Pdt.G/2021/PN Jkt.Pst.

“Menerima dan mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya. Menyatakan Tergugat I, Tergugat II melakukan perbuatan melawan hukum,” demikian bunyi petitum gugatan melansir laman resmi Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPP) PN Jakarta Pusat, Kamis 18 November 2021.

Dikabarkan dalam perkara ini, Amirul menggugat Surya Paloh, Mahkamah Partai NasDem, dan Ketua DPW Partai NasDem Provinsi Sumatera Selatan, Herman Deru.

Baca Juga: Miris! Karena Jalan Rusak, Ibu Hamil Terpaksa Ditandu Saat Akan...

Selanjutnya, Amirul juga menyampaikan gugatan dalam provisi, atau permintaan pihak yang bersangkutan agar sementara diadakan tindakan pendahuluan guna kepentingan salah satu pihak sebelum putusan akhir dijatuhkan.

Dalam gugatannya, ia memohon pengadilan menyatakan dan menetapkan bahwa sebelum perkara ini memperoleh putusan yang mempunyai kekuatan hukum tetap, seluruh putusan dan/atau keputusan yang telah dikeluarkan oleh Tergugat I dan Tergugat II yang berkaitan penggugat sebagai Anggota NasDem dan Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin Periode 2019-2024 berada dalam status quo dan tidak membawa akibat hukum.

Baca Juga: Syahrul Gunawan Disebut Seperti ‘Kutu Loncat’, Khoirul Umam: ‘yang Dilakukannya...

“Memerintahkan Tergugat I untuk menghentikan semua proses, perbuatan atau tindakan dan pengambilan keputusan apapun juga terkait dengan Penggugat sebagai Anggota NasDem dan Anggota DPRD Kabupaten Musi Banyuasin Periode 2019-2024 sampai perkara ini mempunyai kekuatan hukum yang tetap,” demikian bunyi petitum gugatan dalam provisi.

Anehnya, Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya mengaku tidak mengetahui masalah gugatan tersebut. Namun, ia menduga gugatan itu berkaitan dengan Pergantian Antar Waktu (PAW) Amirul Muchtar.

Selanjutnya, Ketua DPP NasDem Korwil Sumatera Selatan III Fauzi Amro mengatakan, gugatan Amirul ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat itu berkaitan dengan masalah Pergantian Antar Waktu (PAW). Ia menjelaskan, NasDem memang melakukan PAW dengan memberhentikan Amirul dan menggantinya dengan Kawairus Efendy.

Baca Juga: Syahrul Gunawan Disebut Seperti ‘Kutu Loncat’, Khoirul Umam: ‘yang Dilakukannya...

Lebih lanjut Fauzi menjelaskan, perolehan suara Amirul dan Kawairus pada Pileg 2019 lalu memang selisih tipis. Kemudian, Kawairus menduga bahwa Amirul mengambil perolehan suara miliknya dan membawa masalah ini ke Mahkamah Partai.

Dikabarkan bahwa Mahkamah Partai kemudian memutuskan Amirul dan Kawairus bisa menjabat sebagai anggota DPRD dari Partai NasDem dengan durasi masing-masing 2,5 tahun, seperti yang dilansir dari CNN Indonesia.

“Sama Mahkamah Partai menindaklanjutinya ke DPP, DPP menindaklanjuti berupa surat PAW. Dasarnya keputusan Mahkamah Partai. Amirulnya enggak puas, akhirnya menggugat,” ujar Fauzi.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali juga mengaku belum mengetahui pasti masalah gugatan terhadap Surya Paloh itu. Namun, ia memastikan pihaknya menghormati sikap yang diambil Amirul Muchtar tersebut.

“Dalam pelaksanaan putusan-putusan partai itu, kebijakan-kebijakan partai, ada orang yang merasa dirugikan, ada orang yang tidak puas. Yang tidak puas silakan gunakan mekanisme yang ada. Mau pengadilan, kemana, itu adalah hal yang harus kita hormati. Karena hak-hak itu diatur dalam UU, setiap warga negara itu dilindungi,” ujar Ali.

“Begitu pun tentunya kader-kader Partai NasDem yang kemudian merasa hak-haknya diganggu dengan keputusan partai, silakan aja, ya kita hormati itu. Walaupun saya belum tahu nih permasalahannya apa, saya belum tahu persis,” katanya menambahkan.

Bagikan