Terkini.id, Jakarta – Tiga partai yang mendukung penundaan Pemilu 2024 tampaknya mulai retak. PAN menyatakan keraguannya, sementara Golkar dikabarkan mundur perlahan. Jika hal itu benar, alamat PKB tinggal sendiri.
Isu retaknya ‘koalisi tunda Pemilu’ mulai mencuat ketika Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas mengungkapkan keraguannya. Penundaan Pemilu 2024 bakal kandas jika hanya didukung oleh 3 partai.
“Kalau tiga saja nggak bisa. Kan harus 3/4 (yang setuju). Kan ada syaratnya, toh. Kalau cuma saya, PKB, Golkar, nggak cukup,” kata Zuhas kepada wartawan dalam artikel Detikcom, Minggu, 28 Maret 2022.
Usulan penundaan Pemilu 2024 mulai dicetuskan oleh PKB melalui perbincangan antarpartai, kemudian PAN dan Golkar ikut mendukung.
Namun begitu, Zulhas mengungkapkan jika hanya 3 partai itu saja yang bersatu, alhasil penundaan Pemilu 2024 tak akan bisa lanjut.
- IAS Ikut Pembekalan Bakal Calon Gubernur Sulsel di PKB, Terima Arahan Cak Imin
- Bertemu Cak Imin, Andi Kartini Ottong: Langkah Membangun Koalisi Partai Golkar dan PKB
- Cak Imin Beberkan Tiga Syarat untuk Mendapatkan Rekomendasi Usungan PKB di Pilkada 2024
- Didatangi Prabowo, Cak Imin Ngaku Ingin Bekerja Sama, Sinyal Gabung Pemerintah?
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
“Partai-partai ada namanya perbincangan, pembicaraan. Pilpres itu kan ada aturan sendiri. Nah bincang-bincang ini yang baru setuju, mau, saya, Golkar, PKB. NasDem, PDIP, yang lain nggak bisa, ya, nggak bisa, dong,” lanjut Zulhas.
Benar, kata Zulhas segala kemungkinan apa pun masih bisa terjadi, termasuk bertambahnya partai pendukung penundaan Pemilu 2024.
Sementara itu Golkar diketahui baru saja menyambangi NasDem. Dan tercium kabar partai berlogo beringin itu pun mulai mengisyaratkan mundur dari dukungannya untuk menunda Pemilu 2024.
Sikap Golkar pun disampaikan langsung oleh Ketua Umumnya, Airlangga Hartarto setelah berkunjung ke markas Surya Paloh di NasDem Tower, Cikini, Jakarta Pusat.
“Tentu kami dari Partai Golkar, kami sudah sampaikan bahwa pertama tentu di masyarakat ada suara-suara yang harus kami serap. Kemudian, kedua, sudah bahas bahwa politik itu adalah kesepakatan dengan para ketua umum partai dan banyak hal yang harus dibahas, terutama ketua-ketua umum partai yang mendukung Bapak Presiden,” kata Airlangga, Kamis, 10 Maret 2022.
Dan, kini tinggallah PKB. Ketua umumnya, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin masih percaya diri untuk terus melobi-lobi partai lain masuk ke dalam circle-nya mendukung penundaan Pemilu 2024.
“Oh, pasti, pasti kita terus komunikasi (soal wacana amandemen UUD) dengan partai-partai, pasti,” katanya seperti ditulis Detikcom, Jumat, 25 Maret 2022.
Melihat wacana penundaan Pemilu 2024 yang berkembang sekarang, calon presiden yang akan diusung PKB itu masih enggan berkomentar. Kata dia semuanya masih rahasia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
