Masuk

Ketum Demokrat Sebut SBY Sosok Presiden Hebat, Emrus Sihombing: Pola Komunikasi AHY Tidak Dewasa

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Emrus Sihombing seorang Pakar Komunikasi Politik belum lama ini menyoroti Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY perihal menyebut kebanyakan proyek infrastruktur dibangun di era SBY dan Presiden Joko Widodo tinggal meresmikan.

Lantas hal tersebut, Emrus Sihombing menilai bahwa ada upaya memanipulasi persepsi publik yang dilakukan Ketum Demokrat AHY seolah ayah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) adalah sosok Presiden yang lebih hebat.

Padahal menurutnya, setiap pemimpin negara itu pasti ada kelebihan dan kekurangan yang disampaikan melalui sebuah keterangan tertulis.

Baca Juga: Soal Capres, Pengamat Minta Jokowi Belajar Kepada SBY

Emrus menegaskan kejujuran dalam berkomunikasi itu penting agar masyarakat yang menerima pesan bisa tercerahkan.

“Menurut saya, pola komunikasi politik AHY tidak dewasa, ini framing hanya untuk menguntungkan SBY dan dirinya. Seharusnya AHY menyatakan ini pembangunan di era SBY kemudian dilanjutkan Jokowi. Kemudian dia mengakui mana proyek pembangunan era Jokowi,” kata Emrus.

Selain dari itu, Emrus lantas menilai seharusnya para elite politik bisa bersikap lebih matang dan dewasa dalam berdialektika. Sebab, pernyataan yang ke luar itu dianggap Emrus bisa memengaruhi sikap masyarakat.

Baca Juga: Heboh, Pernyataan Jokowi Seputar Pemimpin Rambut Putih, Denny Siregar: Bukan Ganjar, Bapak Rambutnya Hitam

“Pasti berpengaruh ke bawah, tinggal kuat atau tidaknya, ini jadi tidak produktif di masyarakat. Bagi masyarakat yang tidak kritis bisa saja menelan yang elite politik katakana,” pungkasnya.

Lanjut “Saya berharap elite politik berdialektika dengan kematangan dan kedewasaan agar masyarakat mendapat pencerahan,” ujarnya. Dikutip dari Suara.com. Sabtu, 24 September 2022.

Kalau berdasarkan data, Emrus menyebut SBY hanya membangun jalan tol sepanjang 189,2 kilometer sejak 2004 hingga 2019.

Sedangkan Jokowi telah membangun jalan tol sepanjang 1.762,3 kilometer sejak menjabat pada tahun 2014. Bahkan, 750 kilometer jalan tol lagi ditargetkan selesai pada 2024.

Baca Juga: Relawan Bentangkan Bendera Merah Putih Raksasa Saat Jokowi Tiba di GBK

Kemudian, tercatat memang ada 18 bendungan mulai konstruksi di era SBY. Namun, seluruhnya diselesaikan di era Jokowi. Jokowi juga diketahui membangun 12 bendungan sejak menjabat. Jika diakumulasi, ada 30 bendungan yang selesai dibangun di era Jokowi. Di era Jokowi, ditargetkan juga ada 27 bendungan lagi hingga 2024.

Selanjutnya, tercatat ada 24 bandara dibangun di era SBY, sedangkan di era jokowi sebanyak 29 bandara. Jokowi bahkan diketahui menargetkan bakal ada 9 bandara baru maupun revitalisasi hingga 2024.

Selain itu, 316.590 kilometer jalan desa selesai konstruksi di era Jokowi.

Capaian infrastruktur desa yang ada di era Jokowi, antara lain 1.597.539 meter jembatan; 1.474.544 unit air bersih desa; 501.054 unit irigasi desa; 12.297 pasar desa, dan 42.357 posyandu.