Terkini.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo baru-baru ini mengumpulkan setidaknya 12 organisasi mahasiswa yang tergabung di Kelompok Cipayung Plus di Istana. Perihal undangan Jokowi terhadap 12 organisasi mahasiswa itu dikritik netizen dengan mengatakan jika saat ini penguasa sedang panik dan rapuh.
Netizen menyebutkan jika kepanikan penguasa dan kerapuhannya terhadap berbagai isu yang saat ini sedang menjadi buah bibir di masyarakat membuat pemerintah mengambil langkah untuk mengajak disukusi mahasiswa untuk menutupi kepanikannya itu.
Kritikan netizen itu dilontarkan melalui sebuah cuitan di media sosial Twitter, sebagaimana dilihat pada, Kamis 24 Maret 2022.
Narasi cuitan netizen juga menyinggung soal demokrasi yang mulai tercederai dan reaksi yang ditimbulkan masyarakat terkait penundaan pemilu.
“Mengumpulkan 12 organisasi mahasiswa disaat demokrasi tercederai dan adanya reaksi penolakan terhadap keinginan pemerintah @jokowi menunda pemilu, menunjukkan penguasa sedang panik dan rapuh. Sejarah telah mengajarkan bahwa idealisme mahasiswa akan mengalahkan upaya-upaya penguasa”, cuit netizen.

Selain itu, netizen juga mengatakan jika upaya yang dilakukan pemerintah yakni mengumpulkan 12 organisasi mahasiswa memiliki tujuan tertentu. Bahkan, netizen mengingatkan kepada perwakilan mahasiswa untuk tidak mudah tergoda dengan tawaran-tawaran menggiurkan yang disodorkan oleh pemerintah.
“Tidak ada makan siang yang gratis adik-adik. Ingat dunia tidak seindah yang kalian bayangkan. Kalau ada amplop yang ditawarkan, pilihan ada pada kalian sebagai perwakilan mahasiswa, ingin Indonesia ada perubahan atau ambil kesempatan nikmat sesaat”, cuit Netizen.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo melalui akun Twitter pribadinya menyampaikan jika dirinya menerima ketua umum 12 organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus.
“Hari ini saya menerima para ketua umum 12 organisasi mahasiswa Kelompok Cipayung Plus, yakni dari HMI, GMKI, PMII, PMKRI, KMHDI, IMM, HIKMAHBUDHI, LMND,PII, HIMA PERSIS, KAMMI, dan GMNI. Kami berdiskusi tentang program rumah kebangsaan IKN, hingga soal harga bahan pokok”, tulis Presiden Joko Widodo, dikutip melalui keterangan tertulisnya, Kamis 24 Maret 2022.
Dalam pertemuan itu, Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
