Terkini, Makassar — Kinerja Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) di Sulawesi Selatan menunjukkan tren pertumbuhan positif dalam beberapa tahun terakhir.
Peningkatan aktivitas pembiayaan di berbagai subsektor, seperti perusahaan pembiayaan, modal ventura, fintech peer to peer lending, hingga pergadaian mencerminkan semakin kuatnya peran IKNB dalam mendukung intermediasi keuangan dan pembiayaan ekonomi daerah.
Berdasarkan data perkembangan IKNB di Sulawesi Selatan, sektor perusahaan pembiayaan masih mencatatkan ekspansi meskipun dengan laju yang relatif moderat.
Nilai pembiayaan tercatat sebesar Rp19,01 triliun pada Desember 2025, meningkat dibandingkan posisi Desember 2024 yang sebesar Rp18,58 triliun serta Desember 2023 yang berada di kisaran Rp17,27 triliun.
Sektor modal ventura juga menunjukkan peningkatan kinerja. Total pembiayaan modal ventura pada Desember 2025 tercatat sekitar Rp396 miliar, meningkat dibandingkan Desember 2024 sebesar Rp333 miliar dan Desember 2023 sekitar Rp183 miliar.
- Grup Astra Makassar Salurkan 400 Dus Indomie untuk Korban Gempa NTT
- Wakil Wali Kota Makassar Hadiri Pengukuhan 10.000 Guru Al-Qur'an dan Pembukaan Muktamar V Wahdah Islamiyah
- Kalla Rescue Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan di Siaga SAR Merah Putih Gunung Bawakaraeng
- Husniah Talenrang Nonaktifkan 16 Pejabat Termasuk Sekda: Agar Pemerintahan Tertib Sesuai Aturan
- Muncul Narasi Membenturkan Instansi Kemenhut, KPH dan Gakkumhut Tetap Solid Berantas Perambah Hutan
Pertumbuhan ini mencerminkan meningkatnya dukungan pembiayaan terhadap sektor usaha rintisan dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pertumbuhan paling signifikan tercatat pada sektor fintech peer to peer (P2P) lending. Outstanding pembiayaan pada subsektor ini mencapai sekitar Rp2,97 triliun pada Desember 2025, meningkat tajam dibandingkan Desember 2024 yang sebesar Rp1,7 triliun serta Desember 2023 sekitar Rp1,1 triliun.
Perkembangan ini menunjukkan semakin luasnya pemanfaatan layanan keuangan digital oleh masyarakat dan pelaku usaha.
Selain itu, subsektor pergadaian juga mencatatkan kinerja yang cukup kuat. Total pembiayaan pergadaian mencapai sekitar Rp10,01 triliun pada November 2025, meningkat dibandingkan Desember 2024 sebesar Rp8,78 triliun serta Desember 2023 sekitar Rp7,43 triliun.
Kinerja tersebut mencerminkan tingginya permintaan masyarakat terhadap akses pembiayaan yang cepat dan fleksibel.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
