BNI Syariah Tuntaskan Pembuatan Akun Rekening Nasabah Difabel di Rumahnya

Nur Syarif Ramadhan (26 tahun) penyandang disabilitas atau difabel visual (low vision)

Terkini.id, Makassar – BNI Syariah merespons dengan cepat keluhan seorang nasabah difabel yang sebelumnya viral karena curhat di media sosial.

Sebelumnya, Nur Syarif Ramadhan (26 tahun) curhat karena tidak diperbolehkan menggunakan kartu ATM dan mobile banking.

Setelah curhat Nur Syarif beredar pada Selasa 17 Desember 2019, BNI Syariah menyampaikan permohonan maaf dan langsung menyelesaikan masalah tersebut pada Rabu 18 Desember 2019.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dialami nasabah atas nama Bapak Nur Syarif Ramadhan,” jelas Corporate Secretary BNI Syariah, Rima Dwi Permatasari melalui keterangan resmi.

Dia menyebutkan, peristiwa tersebut menjadi sebuah nasehat kebaikan yang sangat berharga bagi BNI Syariah untuk terus meningkatkan layanan kepada nasabah.

Menarik untuk Anda:

“Nasabah yang merupakan bagian penting bagi kami. Insya Allah, BNI Syariah akan senantiasa Amanah dalam menjalankan kepercayaan yang telah diberikan oleh segenap nasabah dan Istiqomah dalam menjalankan tanggungjawab pelayanan yang setara bagi semua Nasabah, dengan tetap berdasarkan prinsip saling menghormati dan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian,” tambahnya.

Buku Rekening Diselesaikan di Rumah

Tim BNI Syariah berkunjung ke kediaman Nur Syarif dan menyelesaikan pembuatan rekening, termasuk kartu ATM dan mobile banking.

Syarif yang sebelumnya mengurus pembukaan rekening baru lantaran buku rekening serta atm lamanya hilang, kini mendapat kunjungan dari BNI Syariah.

“Tiga petugas BNI Syariah barusan berkunjung ke rumah dalam rangka silaturahmi dan mengklarifikasi. Mereka menjelaskan bahwa sebenarnya tidak ada aturan BNI Syariah yang ingin membatasi teman-teman difabel untuk mengakses layanan perbankan. Tetapi mungkin petugas lapangan yang kadang khawatir mengenai keamanan rekening nasabah difabel,” jelas Syarif melalui keterangan tertulis.

Kata Syarif, berkali-kali BNI Syariah menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut.

“Pembuatan akun rekening BNI syariah saya yang kemarin tertunda mereka selesaikan di rumah pagi ini juga.

Mereka mengakomodir keinginan saya yang meminta kartu ATM dan mobile banking. Saya mencontohkan bagaimana seorang difabel buta mengakses mobile banking dan mereka pun paham bahwa sebenarnya seorang difabel seperti saya sudah sangat mahir mengakses layanan-layanan tersebut,” katanya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Geger 4 Persen Emas di China Diduga Palsu usai Skandal Pemalsuan Terbesar Diungkap

Bos Muamalat Sulampua Pimpin Asosiasi Bank Syariah Sulsel

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar