KIP Sulsel Bentuk Tim Monitoring dan Evaluasi, Bakal Beri Penghargaan Kepala OPD

Komisioner KIP Sulsel dan Tim Evaluasi dan Monitoring menggelar konferensi pers di Warkop Jalan Topaz Makassar, Selasa 5 November 2019.

Terkini.id — Komisi Informasi Provinsi (KIP) Sulawesi Selatan membentuk tim penilai monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi publik untuk menilai keterbukaan informasi yang dilakukan oleh badan publik.

Tim penilai itu terdiri dari tujuh orang, mereka adalah, Prof Andi Pangerang Moenta, Andi Muh Ilham, Rosniaty Aziz, Benny Mansyur (Komisioner KIP), Fauzia Erwin (Komisioner KIP), Khairul Mannang (Komisioner KIP) dan Andi Taddapali (Komisioner KIP).

Tim penilai itu akan bekerja untuk melakukan penilaian keterbukaan informasi publik terhadap penyelenggara pemerintah seperti Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Provinsi dan kabupaten/kota se-Sulsel.

Ketua KIP Sulsel, Pahir Halim mengatakan, visi monitoring dan evaluasi tersebut adalah pengembangan keterbukaan informasi adalah mewujudkan masyarakat informasi yang maju, cerdas, inklusi, dan berkepribadian Pancasila serta mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik, bersih, transparan dan akuntabel.

“Sehingga tujuan untuk mengoptimalkan tugas dan fungsi pejabat pengelola informasi dan dokumentasi sebagai garda terdepan dalam melakukan pelayanan informasi publik yang berkualitas kepada masyarakat terlaksana dengan baik,” kata Pahir.

Sementara itu, Tim Penilai Evaluasi dan Monitoring, Prof Andi Pangerang Moenta mengatakan, hasil penilaian dari tim, pada akhirnya akan memberikan penghargaan bagi penyelenggara pemerintah yang dianggap terbuka memberikan informasi kepada masyarakat, pada malam penganugerahan yang rencananya digelar 10 Desember 2019.

“Penyelenggara pemerintah atau OPD yang tidak mendapatkan penghargaan akan mendapatkan sanksi sosial. Berarti penyelenggaraan pemerintah itu tidak tidak terbuka memberikan informasi kepada masyarakat,” pungkasnya.

Komentar

Rekomendasi

Gubernur Sulsel: Ketersediaan Kamar Pasien Covid-19 Masih Cukup

Gubernur Sulsel Hadiri Rakor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

Wagub Sulsel Tinggalkan Sepucuk Surat dalam Bingkisan untuk Petugas Medis

Andi Sudirman Minta Warga Tetap Patuh Pada Protokol Pencegahan Penyebaran Virus Corona

Lawan Corona, Forum OSIS Sulsel Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Rumah Warga

Banggar DPRD Sepakati Rp500 Miliar Tangani Covid-19 di Sulsel

Tidak Ada Gejala, Kadis Kesehatan Sulsel: Saya Positif Covid-19

Wakil Ketua DPRD Sulsel Ini Gunakan Drone Semprotkan Disinfektan dari Udara

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar