Kisah Satu Keluarga Korban Kecelakaan di Palopo: Sudah 2 Tahun Berumah Tangga, Ayah Dikenal Humoris

Aprietno Maripadang (26), istrinya Fenny Alik (26) dan putrinya Queensyvaleria Maripadang (2) semasa hidup.(ist)
Aprietno Maripadang (26), istrinya Fenny Alik (26) dan putrinya Queensyvaleria Maripadang (2) semasa hidup.(ist)

Terkini.id, Palopo – Peristiwa kecelakaan lalu lintas di Palopo telah membuat satu keluarga harus kehilangan nyawa, Selasa 23 Juli 2019.

Satu keluarga tersebut antara lain ayah, ibu dan satu orang anak yang masih balita.

Ketiganya tewas setelah terlibat kecelakaan dengan truk tangki saat berboncengan tiga dengan kendaraan metik.

Ketiganya diketahui bernama Aprietno Maripadang (26), istrinya Fenny Alik (26) dan putrinya Queensyvaleria Maripadang (2). Mereka adalah warga Jalan Bangau, Kelurahan Temalebba Kecamatan Bara, Palopo.

Sejumlah keluarga korban menyampaikan bela sungkawa dan rasa tidak percaya mendengar kabar duka tersebut.

Salah satu kerabat korban, Tuty Arif, menceritakan, Aprietno atau Enno dikenal pria yang humoris dan baik.

“Selamat jalan Enno Maripadang, Tuhan lebih sayang kamu dan keluarga kecil mu. Nggak ada lagi yang chat aku sampai buat ketawa ngakak,” tulis Tuty melalui akun media sosialnya.

Sementara itu, istrinya yakni Fenny yang semasa hidup, sehari-hari berjualan pakaian dan barang-barang lain secara online.

Keluarga yang berasal dari Toraja ini diketahui sudah dua tahun lebih membangun rumah tangganya. Dari akun media sosialnya, Enno dan Fenny menikah pada Januari 2017 silam dan dikaruniahi satu putri, Queensyvaleria Maripadang.

Kerabat korban, Bintra Nasa Gloudia, semasa hidup, Enno sering membantunya, termasuk sering mengantar dirinya.

Anggota Komunitas Klub Motor Tiger

Enno juga diketahui adalah anggota komunitas motor Tiger Club atau HTCI.

Atas meninggalnya Enno, keluarga besar HTCI pun menyampaikan rasa belasungkawa dan turut berduka cita yang mendalam.

Kronologis Kejadian

Menurut keterangan kepolisian setempat, satu keluarga tersebut baru pulang dari rumah orang tua Aprietno di Padang Sappa, Luwu dan menuju ke ke Jl Bangau, Palopo.

“Pengendara ingin menyalip kendaraan di depannya. Tapi, tak mampu menguasai motornya sehingga terjatuh,” kata Catur seperti dilansir dari koranseruya. Kemudian, mobil tangki truk datang dari belakang dan menggilas satu keluarga tersebut.
Dia mengungkapkan, sang suami sebenarnya tidak meninggal di tempat. Namun, dalam perjalanan ke RS At Medika Palopo, menghembuskan nafas terakhirnya. Saat ini sopir mobil tangki sudah diamankan.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Headline

Tidak Kompak Makzulkan Gubernur Sulsel

Terkini.id, Makassar - Satu dari beberapa poin rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sulsel adalah memberhentikan atau memakzulkan Gubernur Sulsel.Namun, para anggota Pansus tidak satu